Rumah Lansia di Ponorogo Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Bara Tungku, 2 Motor Tinggal Rangka

ebuah rumah milik Jeminten (63), warga Dukuh Gading, Desa Campursari, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, ludes dilalap api pada Senin (1/6/2026)

Tayang:
Istimewa
KEBAKARAN - Petugas damkar saat memadamkan api di rumah Jeminten, di Dukuh Gading, Desa Campursari, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Senin (1/6/2026). Kebakaran yang diduga dipicu sisa bara api tungku yang belum padam sempurna itu juga menghanguskan dua sepeda motor serta sejumlah perabot rumah tangga, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah milik Jeminten (63) di Kecamatan Sambit, Ponorogo, ludes terbakar pada dini hari.
  • Kebakaran diduga dipicu bara api tungku yang belum padam sempurna setelah digunakan memasak.
  • Dua sepeda motor dan sejumlah harta benda ikut hangus dengan total kerugian sekitar Rp150 juta.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Sebuah rumah milik Jeminten (63), warga Dukuh Gading, Desa Campursari, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, ludes dilalap api pada Senin (1/6/2026) dini hari.

Kebakaran yang diduga dipicu sisa bara api tungku yang belum padam sempurna itu juga menghanguskan dua sepeda motor serta sejumlah perabot rumah tangga, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

“Hangus semua, termasuk dua sepeda motor milik Jeminten,” ungkap Kapolsek Sambit, AKP Baderi ketika dikonfirmasi TribunJatim.com, Senin siang.

Dia menjelaskan kebakaran terjadi saat dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB, dimana jam orang tidur dengan nyenyak. Beruntung korban yang tengah tidur terbangun.

Baca juga: Percepat Pembangunan, Plt Bupati Ponorogo Minta OPD Genjot Serapan Anggaran yang Masih 28 Persen

Korban Terbangun karena Bau Sangit

“Bangun karena tercium bau sangit. Dan api sudah berkobar besar dari area dapur belakang,” kata mantan Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo ini.

Meski sempat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dan memadamkan api bersama warga sekitar, kobaran api dengan cepat membesar.

Sehingga melahap sebagian besar bangunan rumah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 05.05 WIB.

“Korban keluar rumah meminta tolong ke tetanga dan masyarakat sekitar. Kemudian Korban dan masyarakat evakuasi barang milik korban, mengeluarkan barang dari rumah,” urainya. 

Warga Berupaya Selamatkan Barang Berharga

Di tengah kepanikan, pemilik dan warga sempat mencoba memadamkan api memakai air. Namun api tidak tertaklukkan. Api malah menjalar ke Rumah induk. 

“Api membesar dan melahap rumah secara bagian dapur sama sisi kanan rumah. Barang berharga isi rumah semampunya,” tegasnya.

Lantaran tak bisa memadamkan api, warga baru melaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar). Pihak Damkar sampai di lokasi pukul 02.16 wib dengan menggunakan 2 mobil pemadam.

AKP Baderi menyatakan bahwa 2 sepeda motor milik pemilik rumah tinggal rangka. Adalah Honda Vario dan Suzuki Spin. Selain itu juga harta benda lainnya.

Hasil olah tkp, AKP Baderi menyatakan dugaannya dari korban memasak menggunakan tungku dan sudah di padamkan pada pukul 17.00 wib dari tungku.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved