Kecelakaan di Jatim

Truk Ekspedisi Makan Jalan di Tikungan Randu Ponorogo, Tabrak Pikap Hingga Ringsek Parah

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di tikungan Randu-Randu, Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek; Dukuh Ngemplak

Tayang:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Sudarma Adi
Istimewa
RUSAK PARAH - Kondisi pikap maupun truk ekspedisi yang terlibat laka di tikungan Randu-Randu, Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek; Dukuh Ngemplak, Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Selasa (2/6/2026). Sebuah truk ekspedisi diduga mengambil jalur lawan hingga bertabrakan dengan mobil pick up yang melaju dari arah berlawanan. Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan. 
Ringkasan Berita:
  • Lokasi: Tikungan Randu-Randu, Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, Desa Sawoo.
  • Waktu: Selasa, 2 Juni 2026.
  • Kendaraan Terlibat: Truk Ekspedisi (Nopol B) dan Mobil Pikap Muat Batu Bata (Nopol AE).

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di tikungan Randu-Randu, Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek; Dukuh Ngemplak, Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Selasa (2/6/2026).

Sebuah truk ekspedisi diduga mengambil jalur lawan hingga bertabrakan dengan mobil pikap yang melaju dari arah berlawanan. Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan.

“Tidak ada korban jiwa. Tapi kerugian material karena memang pikapnya rusak parah,” ungkap Kapolsek Sawoo, AKP Tutut Ariyanto, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: 11 Dapur MBG Ponorogo Disuspend, Plt Bupati Lisdyarita Bakal Bertolak ke Jakarta: Ingin Dilibatkan

Kronologi Kejadian: Adu Depan Tak Terelakkan

AKP Tutut menjelaskan bahwa dari olah tkp terungkap awalnya mobil pikap berplat nomor AE 9437 AG. Pikap bermuatan batu bata itu dikendalikan Suroso.

Warga Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jatim berjalan dari arah Kabupaten Ponorogo menuju Kabupaten Trenggalek.

Nahasnya di lokasi, dari arah sebaliknya ada truk ekspedisi berplat nomor B 1991 CXS dikemudikan Muhammaddin Tanjung. Saat itu, diduga truk ekspedisi yang dikendalikan warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat makan marka.

“Jarak yang terlalu dekat tidak bisa dihindari. Sehingga pikap dan truk ekspedisi adu depan,” paparnya.

Dia mengaku, pikap maupun truk ekspedisi rusak parah. Sehingga menimbulkan kerugian material sekitar Rp 60 juta.

Baca juga: Damkar Ponorogo Berjibaku 1,5 Jam Tangkap Ular di Atap Rumah, Sehari Dua Kali Evakuasi Ular

“Kedua kendaraan telah kami amankan. Juga meminta keterangan kedua sopir,” jelas mantan Kapolsek Ngebel ini.

Salah satu warga, Asta Yanuar mengaku bahwa tidak tahu pasti bagaimana kronologinya. Namun dia menyatakan bahwa tikungan tersebut memang agak rawan.

“Jadi memang harus hati-hati. Ini tadi ada kecelakaan antara pikap lawan truk ekspedisi,” pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved