Munir Terobos Kobaran Api Gendong Ibu dan Istri yang Sakit saat Rumahnya di Bondowoso Terbakar Hebat

Munir harus berjuang menyelamatkan ibu kandungnya yang berusia sekitar 100 tahun serta istrinya yang sedang sakit dari kepungan api

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Sinca Ari Pangistu
KEBAKARAN - Tim Damkar Bondowoso saat berjibaku memadamkan api yang menghanguskan dua rumah milik kakak-beradik di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari DS, Bondowoso, Senin (8/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dua rumah milik kakak beradik di Bondowoso ludes terbakar dengan kerugian sekitar Rp100 juta. 
  • Munir menyelamatkan ibunya yang berusia sekitar 100 tahun dan istrinya yang sedang sakit dari kobaran api. 
  • Uang hasil penjualan anak sapi yang rencananya untuk membeli laptop anak kuliah ikut hangus terbakar.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sinca Ari Pangestu

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO – Dua rumah milik kakak beradik di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah (DS), Kabupaten Bondowoso, terbakar hebat, Senin (8/6/2026) malam. 

Dalam peristiwa itu, seorang warga bernama Munir harus berjuang menyelamatkan ibu kandungnya yang berusia sekitar 100 tahun serta istrinya yang sedang sakit dari kepungan api.

Dua rumah milik Munir dan saudaranya, Halik, rata dengan tanah akibat kebakaran tersebut. Selain bangunan, berbagai harta benda dan tabungan keluarga ikut musnah. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp100 juta.

Saat kebakaran terjadi, Munir baru saja selesai menunaikan salat.

Ia mengaku terkejut ketika mendengar suara gemuruh dari arah dapur rumah saudaranya yang sedang dalam keadaan kosong. Ketika diperiksa, kobaran api ternyata sudah membesar dan dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Tanpa berpikir panjang, Munir berteriak meminta bantuan warga sambil menggendong ibunya keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Setelah memastikan sang ibu berada di tempat aman, ia kembali menerobos rumah yang mulai dipenuhi asap demi menyelamatkan istrinya yang sedang sakit.

Perjuangan menyelamatkan anggota keluarganya menjadi satu-satunya hal yang bisa dilakukan Munir. Sebab, seluruh harta benda di dalam rumah, termasuk sepeda motor, televisi, perabotan rumah tangga, hingga uang tunai jutaan rupiah, tidak sempat diselamatkan dari amukan si jago merah.

Baca juga: Ramalan Cuaca Jawa Timur Selasa 9 Juni 2026: Surabaya Terpanas, Malang dan Bondowoso Sejuk

Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik

Menurut Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Vara Tedy, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.07 WIB. Namun, berdasarkan keterangan warga, api sudah terlihat berkobar beberapa menit sebelum laporan resmi masuk.

Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Petugas mengerahkan tiga unit water supply dan satu armada Kasento untuk menjinakkan api yang membakar dua rumah tersebut.

"Kami mengerahkan 3 unit water supply dan satu armada Kasento. Jadi, lebih dari 20 ribu liter air yang dihabiskan untuk memadamkan api," ujar Tedy.

Ia menjelaskan, lokasi rumah yang berada di kawasan padat permukiman dan jauh dari akses jalan raya menjadi kendala dalam proses pemadaman. Petugas harus membentangkan selang hingga sepanjang 70 meter untuk menjangkau titik kebakaran.

Tedy menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi yang melihat api pertama kali muncul dari area dapur saat salah satu pemilik rumah sedang bepergian.

Tabungan untuk Laptop Anak Ikut Hangus

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved