Mlaku Mlaku Jatim
Kisah Dendy Ramadhani, Pria yang Sukses Mengaspal Pesona Tersembunyi Bondowoso Lewat Motor Adventure
Kabut tipis masih menggantung di kaki Gunung Raung saat rombongan pecinta adventure mulai bersiap menelusuri jalur hutan
Menurutnya, Bondowoso memiliki potensi wisata alam yang sangat besar. Sayangnya, banyak orang yang belum mengetahui keindahan tersebut.
“Banyak yang belum tahu kalau ada kota kecil di ujung timur Jawa Timur yang punya alam luar biasa,” katanya.
Selain menawarkan pengalaman wisata, Dendy juga ingin memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Sebagian besar warga di wilayah yang dilalui wisata adventure tersebut berprofesi sebagai petani dan pekebun. Ia berharap semakin banyak wisatawan yang datang sehingga ekonomi masyarakat desa ikut bergerak.
“Orang-orang di sini mayoritas petani. Saya juga petani. Jadi saya ingin potensi yang ada di desa ini bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.
Pernah Hadapi Medan Sulit dan Cuaca Ekstrem
Menjalankan usaha wisata alam tentu tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah kondisi cuaca yang sulit diprediksi.
Hujan deras dapat mengubah kondisi jalur secara drastis. Jalan yang sebelumnya aman bisa menjadi licin dan sulit dilalui hanya dalam hitungan jam.
Meski demikian, Dendy tidak menganggap cuaca sebagai hambatan.
“Kalau saya nggak mau menyalahkan hujan. Hujan itu berkah. Tapi memang jadi tantangan tersendiri dalam perjalanan,” katanya.
Untuk meminimalkan risiko, tim Raung Ijen Overland selalu melakukan survei jalur dan memastikan seluruh rute yang digunakan aman bagi peserta. Menurut Dendy, faktor keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.
“Kita cari jalur yang benar-benar aman. Itu yang paling penting,” ujarnya.
Daihatsu Gran Max Jadi Andalan Operasional
Dalam menjalankan aktivitas wisata adventure, Dendy mengandalkan Daihatsu Gran Max Pick Up sebagai kendaraan operasional utama.
Kendaraan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran perjalanan wisata, terutama ketika terjadi kendala di tengah perjalanan.
“Kalau ada motor peserta yang mengalami trouble dan tidak bisa diperbaiki di lokasi, mobil ini yang bertugas mengangkut motor tersebut supaya perjalanan tetap berjalan,” katanya.
Menurut Dendy, Gran Max dipilih karena kapasitas angkutnya yang besar, konsumsi bahan bakar yang irit, serta perawatan yang relatif mudah. Ia mengaku memilih kendaraan tersebut berdasarkan rekomendasi dari banyak pelaku usaha dan masyarakat di daerahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dendy-Ramadhani-38-pendiri-Raung-Ijen-Overland.jpg)