Ramalan Cuaca Jatim
Ramalan Cuaca Jatim Kamis 18 Juni 2026, Semua Daerah Cerah Sepanjang Hari
BMKG Juanda memprakirakan cuaca di Jawa Timur didominasi kondisi cerah pada Kamis, 18 Juni 2026.
BPBD Kota Kediri meminta masyarakat tidak panik.
Kondisi atmosfer ini merupakan siklus alam yang wajar terjadi secara periodik setiap tahunnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, memaparkan bahwa fenomena bediding merupakan penanda kuat bahwa wilayah Jawa Timur telah memasuki puncak musim kemarau.
"Fenomena ini merupakan hal yang wajar karena wilayah Jawa Timur telah memasuki musim kemarau sejak bulan Mei. Penyebab utamanya adalah aliran angin timuran yang membawa massa udara dingin dan kering dari Australia menuju Indonesia," terang Joko Arianto di Kediri, Sabtu (13/6/2026), seperti diberitakan TribunJatim.com.
Secara ilmiah, Joko menerangkan karakteristik massa udara dari benua Australia bersifat kering dan minim uap air.
Hal ini berimbas pada menipisnya pembentukan awan di langit nusantara, termasuk di atas langit Kediri Raya.
Tanpa adanya pembentukan awan yang berfungsi sebagai selimut bumi, radiasi panas matahari yang diserap bumi pada siang hari akan langsung dipantulkan kembali dan terlepas bebas ke atmosfer pada malam hari tanpa ada hambatan.
Proses pelepasan panas yang berlangsung cepat inilah yang memicu suhu udara merosot tajam pada malam, dini hari, hingga menjelang subuh.
Berdasarkan data koordinasi antara BPBD dengan BMKG Dhoho Kediri, cuaca dingin ekstrem ini diperkirakan masih akan setia menemani aktivitas warga sepanjang musim kemarau, yakni hingga bulan September mendatang.
Karakteristik lain yang menyertai fenomena ini adalah penurunan tingkat kelembapan udara secara drastis serta embusan angin yang terasa lebih kencang.
Baca juga: Daftar 6 Provinsi yang Diwaspadai BMKG soal Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Imbas El Nino
Waspada Penyakit ISPA dan Kulit Kering
Perubahan cuaca yang mencolok ini membawa dampak langsung pada sektor kesehatan tubuh manusia serta kerawanan lingkungan.
Udara yang kering berpotensi memicu dehidrasi, iritasi kulit, hingga lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh dengan mengenakan pakaian hangat atau jaket saat beraktivitas di malam dan pagi hari. Warga juga disarankan memperbanyak konsumsi air putih. Penggunaan masker di luar ruangan juga dinilai efektif mengurangi risiko gangguan pernapasan," pungkas Joko.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
BMKG
Jawa Timur
BMKG Juanda
ramalan cuaca Jatim
cuaca Jawa Timur
cuaca Jatim
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
meaningful
| Ramalan Cuaca Jatim Rabu 17 Juni 2026 Cerah Seharian, Surabaya dan Pasuruan Paling Panas |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Selasa 16 Juni 2026, Semua Daerah Cerah Sepanjang Hari |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Senin 15 Juni 2026, Mayoritas Wilayah Didominasi Cerah Sepanjang Hari |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Minggu 14 Juni 2026, Hampir Seluruh Daerah Cerah Berawan |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Jumat 12 Juni 2026 Didominasi Cerah, 12 Wilayah Berpotensi Hujan di Siang Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Warga-mengikuti-tradisi-dus-dusan-dengan-mandi-bersama-di-pantai-saat-Lebaran-Ketupat.jpg)