Dugaan Korupsi Bank BUMD di Jember, Kejari Periksa 10 Orang Saksi
Kejaksaan Negeri Jember telah memeriksa 10 orang saksi dalam perkara dugaan korupsi di kantor cabang pembantu kecamatan
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Kejaksaan Negeri Jember telah memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan korupsi di kantor cabang pembantu sebuah bank BUMD di Kecamatan Kalisat.
- Pemeriksaan dilakukan selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Mei 2026, sebagai bagian dari proses penyidikan kasus.
- Dugaan kerugian dalam perkara ini mencapai sekitar Rp 2,9 miliar berdasarkan hasil audit internal bank.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Kejaksaan Negeri Jember telah memeriksa 10 orang saksi dalam perkara dugaan korupsi di kantor cabang pembantu kecamatan sebuah bank BUMD di Kabupaten Jember.
Kepala Kejari Jember Yadyn menuturkan, pemeriksaan saksi-saksi itu dilakukan selama lima hari awal pekan ini mulai Senin (4/5/2026) hingga Rabu (6/5/2026).
"Kami agendakan memeriksa 13 orang saksi, namun sementara yang sudah hadir 10 orang," ujar Yadyn saat media gathering Kejari Jember, Kamis (7/5/2026) malam.
Yadyn menyebut, pihaknya terus mendalami perkara dugaan korupsi yang terjadi di Kantor Cabang Pembantu Kalisat tersebut, mengingat saat ini kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan.
Baca juga: Kejari Jember Selidiki Dugaan Manipulasi Tagihan JKN di Tiga Rumah Sakit
Dalam perkara tersebut, bank BUMD disebut mengalami kerugian sekitar Rp 2,9 miliar, berdasarkan audit internal.
Tim audit menemukan selisih sekitar Rp 2,9 miliar antara uang kas bank dan uang yang tercatat di catatan saldo.
Kecurangan itu ditengarai memakai slip penyetoran fiktif, dengan memakai nama nasabah.
"Untuk kepastian jumlah kerugian negara kami sedang meminta penghitungan dari BPKP Jawa Timur," imbuh Yadyn
| Kejari Jember Selidiki Dugaan Manipulasi Tagihan JKN di Tiga Rumah Sakit |
|
|---|
| Prodi Kesehatan Masih Jadi Primadona di Unej, Pendidikan Dokter Gigi Tembus 1.700 Pendaftar |
|
|---|
| 350 Calon Jemaah Haji Jember Masuk Kategori Risiko Tinggi |
|
|---|
| Angka Inflasi April 2026 di Jember Dipengaruhi Kenaikan Harga Elpiji & Plastik |
|
|---|
| Polres Jember Belum Juga Tetapkan Tersangka Dugaan Penyelewengan Solar Bersubsidi di SPBU Teuku Umar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kejari-Jember-Tangani-Dugaan-fraud-JKN-di-Tiga-Rumah-sakit-di-Jember.jpg)