Warung di Bareng Jombang Diserbu Pengunjung Saat Libur Nataru, Gurami dan Iga Bakar Jadi Incaran

Masa libur Natal dan Tahun Baru memberikan dampak positif bagi sektor usaha kuliner di Kabupaten Jombang. 

Tayang:
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Anggit Pujie Widodo
KULINER - Pelanggan yang datang menikmati sajian kuliner iga bakar di Warung Makan Tandjoeng Dhahar yang berlokasi di Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Jumat (2/1/2026). Alami lonjakan pelanggan hingga 50 persen. 

 

Ringkasan Berita:
  • Libur Natal dan Tahun Baru meningkatkan sektor kuliner di Jombang, salah satunya Warung Makan Tandjoeng Dhahar yang mengalami lonjakan pengunjung hingga sekitar 50 persen.
  • Mayoritas pelanggan berasal dari luar daerah, mulai Jawa Timur hingga luar pulau seperti Bali, memanfaatkan libur panjang untuk wisata kuliner.
  • Menu favorit pengunjung adalah iga bakar dan gurami bakar, dengan harga terjangkau dan cita rasa khas yang menjadi daya tarik utama.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Masa libur Natal dan Tahun Baru memberikan dampak positif bagi sektor usaha kuliner di Kabupaten Jombang. 

Salah satu yang merasakan peningkatan signifikan adalah Warung Makan Tandjoeng Dhahar yang berlokasi di Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.

Rumah makan bernuansa tradisional dengan konsep joglo ini mengalami lonjakan jumlah pelanggan hingga sekitar 50 persen dibandingkan hari normal.

Peningkatan tersebut mulai terlihat sejak awal libur panjang, seiring meningkatnya mobilitas wisatawan yang datang ke Jombang.

Pegawai Warung Makan Tandjoeng Dhahar, Aris Kurniawan, menyampaikan bahwa sebagian besar pengunjung merupakan pendatang dari luar daerah. Tidak hanya dari wilayah Jawa Timur, tetapi juga dari luar pulau.

"Sejak libur panjang, jumlah pengunjung naik cukup drastis. Banyak yang datang dari Surabaya, Kediri, bahkan ada yang jauh-jauh dari Bali," ucap Aris saat dikonfirmasi Tribunjatim.com pada Jumat (2/1/2026). 

Baca juga: Jualan Kopi Murah Rp500, Pasutri Tak Masalah Cuma Dapat Untung Rp30 Ribu Sehari: Sama-sama Menikmati

Menurutnya, pengunjung datang dari beragam latar belakang, mulai dari keluarga, kelompok remaja, hingga rombongan besar yang memanfaatkan libur Nataru untuk bersantai sambil menikmati kuliner khas.

Dari sekian banyak menu yang ditawarkan, iga bakar dan gurami bakar menjadi sajian favorit pelanggan. Kedua menu tersebut disebut memiliki cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain.

"Iga bakar dan gurami bakar paling banyak dipesan. Untuk iga bakar harganya sekitar Rp35 ribu per porsi, sementara gurami mulai Rp40 ribu hingga Rp80 ribu tergantung ukuran," ujarnya melanjutkan.

Aris menambahkan, keistimewaan menu di Tandjoeng Dhahar terletak pada kualitas bahan dan racikan bumbu. Iga bakar disajikan dengan potongan daging yang tebal, empuk, serta rasa manis gurih yang kuat.

Baca juga: Gudang SD Islam Sabilillah Jombang Terbakar Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan

Tak hanya unggul dari sisi kuliner, lokasi warung makan ini juga menjadi nilai tambah. Area yang luas, suasana sejuk, serta pemandangan alam pegunungan menjadikan tempat ini kerap dipilih untuk berbagai acara, mulai dari pertemuan keluarga, rapat, hingga resepsi pernikahan.

"Banyak tamu yang datang bukan sekadar makan, tapi juga ingin menikmati suasana. Tempatnya nyaman dan cocok untuk acara-acara besar," ungkapnya.

Dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 21.30 WIB, Warung Makan Tandjoeng Dhahar kini menjadi salah satu tujuan favorit wisata kuliner selama libur Nataru maupun akhir pekan di Jombang, menawarkan perpaduan cita rasa khas, kenyamanan tempat, dan keindahan alam.

Salah satu pengunjung, Nanik, warga Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, mengaku sengaja datang bersama rekan-rekannya untuk mengisi waktu libur. Ia memuji cita rasa hidangan yang disajikan.

"Kami pesan gurami bakar, gurami asam manis, ayam panggang, dan iga bakar. Rasanya enak semua," bebernya.

Menurut Nanik, iga bakar di Tandjoeng Dhahar memiliki karakter rasa yang berbeda dibandingkan tempat makan lainnya.

"Dagingnya empuk, manis, tebal, sambalnya juga pas. Tempatnya adem, pemandangannya bagus. Makanya kami balik lagi dan ngajak teman-teman," katanya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved