Aksi Brutal Gerombolan Bermotor di Jombang, Keroyok Pemuda saat Pulang Kerja
Seorang pemuda asal Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan gerombolan bermotor
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Seorang pemuda asal Tembelang menjadi korban pengeroyokan di wilayah Diwek, Jombang.
- Korban mengalami luka bacok di punggung dan sejumlah luka lebam di tubuhnya.
- Polisi masih menyelidiki identitas gerombolan bermotor yang diduga menjadi pelaku.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Seorang pemuda asal Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan gerombolan bermotor di wilayah Dusun Jasem, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Sabtu (10/5/2026) dini hari.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok di bagian punggung serta sejumlah luka lebam di tubuhnya.
Korban diketahui bernama Umar Faruq (25). Peristiwa tersebut terjadi saat dirinya dalam perjalanan pulang bekerja dari sebuah warung makan di Kecamatan Gudo sekitar pukul 02.00 WIB.
Baca juga: Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Ngamuk saat Interogasi Gangster, Jawaban Pelaku Bikin Emosi
Korban Sempat Melihat Rombongan Bermotor
Menurut keterangan Umar, sebelum insiden terjadi ia sempat berhenti di sebuah warung Madura dekat pertigaan Klenteng Gudo untuk membeli minuman.
Di lokasi itu, ia melihat rombongan pemuda berjumlah banyak mengendarai sepeda motor sambil menggeber kendaraan mereka.
"Rombongan itu datang dari arah timur lalu belok ke utara. Mereka memakai pakaian hitam dan sebagian menutup wajah dengan masker," ucapnya dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com pada Rabu (13/5/2026).
Setelah melanjutkan perjalanan, Umar kembali berpapasan dengan kelompok tersebut di kawasan perempatan dekat SMPN 2 Diwek.
Korban Dikejar hingga Terjatuh
Karena merasa khawatir, ia memilih mengambil jalur menuju permukiman warga. Namun, salah satu anggota rombongan disebut meneriakinya agar berhenti.
Korban mengaku tidak menghiraukan teriakan tersebut dan tetap melaju. Tak lama kemudian, beberapa orang dari rombongan itu mengejarnya menggunakan sepeda motor.
"Salah satu pelaku memepet motor saya lalu menendang setangnya sampai saya jatuh dan menabrak tiang lampu," katanya.
Saat terjatuh, Umar mengaku langsung menjadi sasaran pengeroyokan.
Ia dipukul dan ditendang berulang kali, bahkan salah seorang pelaku disebut memukul bagian belakang kepalanya menggunakan helm.
Korban sempat mencoba melawan, namun jumlah pelaku yang cukup banyak membuat dirinya tidak mampu menghindar. Dalam aksi tersebut, salah satu pelaku juga diduga menggunakan senjata tajam dan menyabet punggung korban.
"Punggung saya terkena sabetan parang, tapi syukur tidak terlalu parah," ungkapnya.
| Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta secara Hukum, MK Tolak Gugatan UU IKN |
|
|---|
| Kapolres Gresik Sidak Pelayanan SKCK dan Hotline 110, Pastikan Respons Cepat ke Warga |
|
|---|
| Syarat Pesantren Jadi Pengelola Dapur MBG Mandiri, Tak Perlu Bangun Fasilitas Baru, Bisa Prasmanan |
|
|---|
| Profil Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026, Konsistensi Tinggi Vatreni Jadi Ancaman Setiap Lawan |
|
|---|
| Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.500, DPR Wanti-wanti: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pengeroyokan-wanita-lansia-di-Bangkalan-karena-dianiaya-tetangganya.jpg)