DPRD Kabupaten Kediri Dijarah Massa
Pasca Kerusuhan, Bupati Kediri Gelar Doa Bersama dan Berlakukan Jam Malam Bagi Pelajar
Bupati Kediri menggelar doa bersama lintas agama pasca kerusuhan yang melanda komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Kediri hingga
Penulis: Isya Anshori | Editor: Ndaru Wijayanto
Poin penting:
- Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), menggelar doa bersama lintas agama di halaman Pemkab Kediri sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas atas kerusuhan yang menyebabkan Gedung DPRD terbakar dan kantor Pemkab rusak.
- Mas Dhito menegaskan bahwa peristiwa 30 Agustus bukan demonstrasi, melainkan tindakan kerusuhan murni, yang sebagian besar melibatkan pelajar dan menyebabkan kerugian hingga Rp 500 miliar
- Mas Dhito mengajak warga tidak larut dalam kesedihan, dan menekankan peran penting orang tua dan guru dalam membimbing generasi muda
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggelar doa bersama lintas agama pasca kerusuhan yang melanda komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Kediri hingga menyebabkan Gedung DPRD terbakar, Senin (1/9/2025) sore.
Acara yang digelar di halaman kantor Pemkab Kediri itu menjadi tanda kebersamaan untuk bangkit dari keterpurukan.
Doa bersama dipimpin bergantian oleh pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu. Selain Bupati Kediri, hadir pula bersama istrinya Eriani Annisa Hanindhito, Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, TNI-Polri, tokoh masyarakat, hingga komunitas ojek online.
Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito menegaskan bahwa kejadian Sabtu (30/8/2025) lalu bukanlah aksi demonstrasi, melainkan murni tindakan kerusuhan. Meski meninggalkan luka dan kerugian besar, ia mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam kesedihan.
"Harapannya semoga kita lekas bangkit. Tidak boleh terlalu lama larut dalam kesedihan. Yang hancur bukan hanya bangunan, tapi juga semangat kita. Itu yang harus kita pulihkan bersama," tegas Mas Dhito.
Kerusuhan yang melibatkan sebagian besar pelajar itu menghanguskan gedung perkantoran serta menyebabkan aset pemerintah dijarah. Mas Dhito mengungkapkan, kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 miliar, belum termasuk kendaraan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kantor DPRD Kabupaten Kediri Dijarah Massa, Kipas Angin Hingga Kursi Diangkut
Baca juga: 12 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran Gedung DPRD Kabupaten Blitar, Ajakan Demo Lewat Grup WA
Namun, nilai pasti kerugian masih menunggu hasil appraisal dari ahli bangunan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
"Kerugian kita gunakan tenaga ahli dari ITS untuk menghitung secara detail kondisi kerusakan," jelasnya.
Selain sebagai wujud keprihatinan, doa bersama juga menjadi momentum untuk mempererat kembali persatuan masyarakat Kediri. Mas Dhito menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam mengawasi anak-anak agar tidak mudah terjerumus pada tindakan merugikan.
"Kejadian ini harus jadi bahan renungan. Orang tua dan guru punya tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak kita tidak terlibat dalam hal-hal di luar kewajaran," imbuhnya.
Pasca doa bersama, rapat koordinasi Forkopimda dilakukan dan memutuskan pemberlakuan jam malam khusus bagi pelajar. Kapolres, Dandim, dan Satpol PP akan meningkatkan patroli, sementara para Camat diminta mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan di wilayah masing-masing.
Dengan dukungan lintas elemen masyarakat, pemerintah daerah optimistis kondisi Kediri segera pulih dan kondusif. Meski sejumlah gedung OPD rusak, pelayanan publik dipastikan tetap berjalan normal dengan berbagai penyesuaian.
"Ini bukan akhir. Justru kita harus buktikan Kediri bisa bangkit lebih kuat," pungkas Mas Dhito.
Baca juga: Artefak Kepala Ganesha Raib saat Kerusuhan, Bupati Kediri Buka Hotline Pengembalian Barang Jarahan
Hanindhito Himawan Pramana
Tribun Jatim Network
jatim.tribunnews.com
DPRD Kabupaten Kediri Dijarah Massa
jam malam
| Nilai Papan Nama Pemkab Kediri Jadi Perdebatan dalam Sidang Lanjutan Kerusuhan dan Penjarahan |
|
|---|
| 17 Kursi Pedestrian Dijarah, DLH Ungkap Dampak Parah Kerusuhan di Kediri |
|
|---|
| Jumat Besok, Bupati Kediri Ajak Warga Bersih-bersih Pemkab Pasca Kerusuhan |
|
|---|
| Bupati Mas Dhito Bertemu Penjarah saat Kerusuhan di Kediri, Ada yang dari Nganjuk Bawa Mobil Pikap |
|
|---|
| Suasana Terkini Museum Bagawanta Bhari Kediri Pasca Penjarahan, Arca Kepala Ganesha Masih Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Kediri-Hanindhito-Himawan-Pramana-menggelar-doa-bersama-lintas-agama.jpg)