Puncak Arus Libur Nataru di Kediri Diprediksi pada Jumat Malam, Arus Balik Minggu Malam
Petugas pengamanan Operasi Lilin Semeru 2025 di Kabupaten Kediri terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penumpukan kendaraan
Penulis: Isya Anshori | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Satlantas Polres Kediri meningkatkan pengawasan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dengan fokus pada titik rawan kepadatan seperti Simpang Tiga Mengkreng (Bangjuri).
- Puncak kepadatan diprediksi pada Jumat malam (kendaraan dari Surabaya menuju Kediri), sedangkan arus balik diperkirakan Minggu malam
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Petugas pengamanan Operasi Lilin Semeru 2025 di wilayah Kabupaten Kediri terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penumpukan kendaraan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah Simpang Tiga Mengkreng Purwoasri sebagai pertemuan arus kendaraan dari Jombang, Nganjuk dan Kediri (Bangjuri).
Simpang Tiga Mengkreng atau yang dikenal sebagai Simpang Tiga Bangjuri ini selama Nataru kerap menjadi lokasi rawan kepadatan lalu lintas.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polres Kediri melakukan pemantauan arus kendaraan secara intensif melalui kamera CCTV yang terpasang di sejumlah titik strategis.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri, Ipda Akhlis Fahru Thoni mengatakan pemantauan dilakukan secara real time dengan menggandeng Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri.
"Kami bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk memantau kamera CCTV. Dari pemantauan tersebut, kami bisa melihat secara langsung titik-titik lokasi yang mengalami peningkatan arus kendaraan," kata Ipda Akhlis, Jumat (26/12/2025).
Melalui CCTV di Pos Pelayanan Mengkreng, petugas dapat memantau kondisi lalu lintas di sejumlah titik lain, seperti Simpang Tiga Kandangan yang juga menjadi pertemuan arus dari Kabupaten Kediri, Jombang, dan Malang.
Baca juga: Puncak Arus Mudik Nataru di Terminal Arjosari Malang Diprediksi 24 Desember, Arus Balik 2 Januari
Selain itu, pemantauan juga dilakukan di simpang empat Branggahan Kecamatan Ngadiluwih. Di titik ini, arus kendaraan cukup padat, terutama dari arah Tulungagung serta kendaraan yang menuju Jembatan Wijaya Kusuma sebagai penghubung Kecamatan Ngadiluwih-Mojo.
Menurut Ipda Akhlis, keberadaan CCTV sangat membantu petugas dalam mengambil keputusan cepat apabila terjadi lonjakan volume kendaraan di lapangan.
"Apabila terjadi peningkatan volume kendaraan, kami akan langsung bergerak melakukan penguraian arus lalu lintas. Namun demikian, petugas setiap saat selalu berjaga di lapangan dan pos yang telah disiapkan," tambahnya.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Kediri masih didominasi kendaraan roda empat pribadi.
Kondisi tersebut seiring meningkatnya mobilitas masyarakat untuk berlibur pada momen Natal dan Tahun Baru. Selain kendaraan pribadi, sejumlah bus pariwisata juga terlihat melintas di jalur-jalur utama.
Terkait puncak kepadatan, Satlantas Polres Kediri memprediksi lonjakan arus kendaraan akan terjadi pada Jumat malam, khususnya kendaraan yang keluar dari Surabaya menuju wilayah Kediri dan sekitarnya.
Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu malam. Kendaraan dari arah Nganjuk dan Kediri diprediksi akan kembali memadati jalur menuju Surabaya.
"Untuk kecenderungan kepadatan arus lalu lintas, kami terus melakukan analisis, terutama di kawasan Simpang Tiga Mengkreng, mengingat menjelang dan selama Nataru volume kendaraan biasanya meningkat," jelas Ipda Akhlis.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memilih rute perjalanan. Pengendara diminta menghindari titik-titik rawan kemacetan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan.
"Kami harap para pengendara sudah mengetahui titik-titik rawan kemacetan. Jika memungkinkan, sebaiknya dihindari dengan menggunakan jalur alternatif atau bantuan peta digital. Namun apabila tetap harus melalui jalur utama dan terjadi kepadatan, petugas akan membantu melakukan penguraian arus, termasuk dari arah Jombang," ungkapnya.
Sesuai prediksi, puncak arus libur Nataru menuju Kabupaten Kediri diperkirakan terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada Minggu, 28 Desember 2025.
Dengan pemantauan intensif melalui CCTV dan kesiapsiagaan petugas di lapangan, Satlantas Polres Kediri berharap arus lalu lintas selama Nataru dapat berjalan aman, lancar, dan tertib.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi mengungkapkan destinasi wisata di Kabupaten Kediri yang masih menjadi jujugan favorit pada momen Nataru ini adalah kawasan Gunung Kelud dan area Besuki Kecamatan Mojo di lereng Gunung Wilis. Dua tempat tersebut menawarkan panorama indah alami yang bisa memanjakan mata para pengunjung.
"Di sana menawarkan keindahan alam yang luar biaya ya, kalau yang lain (kawasan wisata-red) memang buatan, jadi perlu sentuhan-sentuhan dan atraksi untuk memikat pengunjung," katanya.
Operasi Lilin Semeru 2025
jatim.tribunnews.com
simpang tiga Mengkreng
Ipda Akhlis Fahru Thoni
libur Nataru
| Narapidana Kasus Narkotika Lapas Kelas I Malang Meninggal, Diduga Alami Serangan Jantung |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Rabu 20 Mei 2026, 11 Daerah Hujan Ringan Siang Hari |
|
|---|
| Semangat ‘Merawat Pertiwi’ Menggema di Pelantikan PAC PDIP Bojonegoro |
|
|---|
| Satu Pemain Sudah Diincar Jose Mourinho Jadi Rekrutan Pertamanya di Real Madrid |
|
|---|
| Alasan Carlo Ancelotti Panggil Neymar ke Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kanit-Turjawali-Satlantas-Polres-Kediri-Ipda-Akhlis-Fahru-Thoni-saat-menunjukkan-CCTV.jpg)