Patung Macan Putih di Kediri Jadi Wisata Dadakan dan Dongkrak UMKM

Ratusan pengunjung berduyun-duyun datang untuk melihat langsung patung macan putih yang disebut-sebut memiliki bentuk unik dan menggemaskan

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Melia Luthfi Husnika
RAMAI - Terlihat pengunjung saat memadati keberadaan patung macan putih di pertigaan Dusun/Desa Balongjeruk Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri, Jumat (2/1/2026). 

"Awalnya lihat di media sosial, ternyata lucu. Bentuknya beda dari macan biasanya," kata Qizwin.

Remaja 15 tahun ini berharap jika patung tersebut tetap dipertahankan seperti sekarang dan tidak diubah. Sebab menurutnya, data tarik di sini adalah bentuk dan keunikannya. Selain itu juga bisa meramaikan pedagang UMKM sekitar yang berjualan.

"Lucu, semoga jangan dirubah," tambahnya.

Karya Seniman Lokal

Keberadaan patung macan putih ini tak hanya menjadi ikon baru Desa Balongjeruk, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar melalui geliat UMKM yang tumbuh seiring meningkatnya jumlah pengunjung.

Patung macan putih tersebut merupakan karya Suwari (60), seniman lokal warga Desa Kuwik, Kecamatan Kunjang. Dia mengerjakan patung tersebut selama 18 hari dengan anggaran total sekitar Rp 3,5 juta. Dana pembuatan patung berasal dari dana pribadi Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i.

Suwari mengaku tidak menyangka hasil karyanya bisa viral dan menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. 

"Alhamdulillah, saya juga tidak menyangka. Sekarang malah ada yang pesan lagi, rencananya patung naga di daerah Sumbercangkring, Malang," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved