Kecelakaan

Kereta Tabrak Motor di Perlintasan Kras-Ngadiluwih Kediri, Satu Orang Tewas

Sepeda motor tertemper KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen di perlintasan sebidang JPL 265 KM 172+762 petak Jalan Kras-Ngadiluwih, Kediri.

Tayang:
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/KAI DAOP 7
PERLINTASAN REL - Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan sebidang JPL 265 KM 172+762 petak Jalan Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (12/1/2026). Sebuah sepeda motor tertemper KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen. 

Ringkasan Berita:
  • KA 151 Brantas menabrak sepeda motor yang melintas di perlintasan sebidang di Kediri.
  • Kereta api langsung dilakukan berhenti luar biasa sesaat setelah kejadian.
  • Pengendara motor yang tertabrak kereta api meninggal dunia.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sepeda motor tertemper KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen di perlintasan sebidang JPL 265 KM 172+762 petak Jalan Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 13.43 WIB.

Kecelakaan tersebut menewaskan pengendara motor.

Saat kejadian, perlintasan tersebut dalam kondisi tidak dijaga.

Saat itu, KA Brantas tengah melaju dari arah Blitar menuju Pasar Senen dan akan melintasi perlintasan sebidang di jalur Kras-Ngadiluwih.

Berdasarkan laporan masinis, sebelum memasuki perlintasan, masinis telah membunyikan Semboyan 35 berupa klakson lokomotif sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan.

Namun, pada waktu yang bersamaan, sepeda motor tetap melaju dan melintasi rel.

Akibat jarak pengereman kereta api yang panjang, tabrakan tidak dapat dihindari.

Sepeda motor tersebut akhirnya tertemper bagian depan rangkaian KA Brantas, sehingga perjalanan kereta api harus dihentikan sementara.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kereta api langsung dilakukan berhenti luar biasa sesaat setelah kejadian.

"Setelah kejadian, KA 151 Brantas langsung dilakukan berhenti luar biasa untuk pemeriksaan rangkaian," terang Tohari.

Petugas KAI bersama unsur terkait kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rangkaian dan jalur rel di lokasi kejadian. 

Hasil pemeriksaan memastikan bahwa tidak terdapat kerusakan yang membahayakan perjalanan kereta api.

Baca juga: Pria di Jombang Tewas Terserempet Kereta Api Turangga di Perak

"Rangkaian dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan dan jalur KA juga telah dinyatakan aman oleh petugas terkait," lanjut Tohari.

Setelah dinyatakan aman, KA Brantas kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.

Evakuasi Korban

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved