Berita Kediri
Meski Ada Efisiensi Anggaran, Bupati Kediri Janji Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
Memasuki awal periode kedua kepemimpinannya Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana langsung dihadapkan pada tantangan kebijakan efisiensi
Penulis: Isya Anshori | Editor: Januar
Untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut, anggaran UHC pada 2026 dinaikkan menjadi Rp165,5 miliar. Langkah ini dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan.
Selain pembangunan gedung baru RSUD, termasuk RSKK Pelem, Pemkab Kediri juga menambah jumlah Puskesmas rawat inap. Kini, total terdapat 13 Puskesmas di Kabupaten Kediri yang menyediakan layanan rawat inap guna mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.
Mas Dhito menekankan bahwa mutu layanan harus menjadi perhatian utama. Ia bahkan menyatakan tidak akan mentolerir pelayanan yang tidak maksimal di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
"Saya tidak ada toleransi. Untuk Puskesmas di Kabupaten Kediri kalau pelayanannya dirasa tidak maksimal, masyarakat berhak untuk komplain," tegas Mas Dhito.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Senangnya Warga Kediri, Motor yang Hilang Tahun Lalu Kini Sudah Kembali: Lapor, Seminggu Ditemukan |
|
|---|
| Jelang SPMB 2026, Sudah Ada Empat Jalur Penerimaan Siswa Baru di Kediri, Apa Saja? |
|
|---|
| Pemotor di Kediri Bernasib Nahas, Tabrak Pohon di Perempatan Wates Setelah Kehilangan Kendali |
|
|---|
| Naiknya Harga LPG Non-Subsidi Bikin Masyarakat Menjerit, Sektor Perhotelan di Kediri Kena Dampak |
|
|---|
| Bakar Bekas Jerami, Warga Jongbiru Kediri Malah Kehilangan Kandang Ternak, Habis Dilahap Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Kediri-Hanindhito-Himawan-Pramana-saat-Musyawarah-Daerah-Musda-Dewan-Koperasi.jpg)