Tanam Perdana Tebu di Kediri, MKSO Kebun Dhoho Gelar Selamatan

Musim tanam tebu 2026 di lingkungan PT SGN MKSO Kebun Dhoho resmi dimulai dengan kegiatan tanam perdana yang digelar pada Kamis, (2/4/2026).

|
Istimewa/PT SGN MKSO
TANAM TEBU - Momen tanam tebu perdana periode 2026 PT SGN MKSO Kebun Dhoho yang berlangsung pada Kamis (2/4/2026) di tengah lahan tebu Rayon Dhoho 2 Plosoklaten. Sebelum kegiatan tanam dimulai, diawali dengan selamatan dan doa bersama. 

 

Ringkasan Berita:
  • Musim tanam tebu 2026 di Kebun Dhoho resmi dimulai dengan kegiatan tanam perdana.
  • Kegiatan diawali selamatan sebagai bentuk sinergi perusahaan dengan masyarakat dan pelestarian tradisi.
  • Proses tanam tahun ini mengedepankan mekanisasi dan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luthfi Husnika 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Musim tanam tebu 2026 di lingkungan PT SGN MKSO Kebun Dhoho resmi dimulai dengan kegiatan tanam perdana yang digelar pada Kamis, (2/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam mengawali siklus produksi tebu tahun ini dengan pendekatan yang lebih modern dan berorientasi hasil.

Acara tanam perdana tersebut berlangsung di lahan tebu Rayon Dhoho 2, tepatnya di area kebun L2. Kegiatan diawali dengan selamatan dan doa bersama yang melibatkan tokoh masyarakat setempat, sebagai bentuk sinergi antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

General Manager MKSO Kebun Dhoho, Juni Yanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya menyatukan kerja teknis dan spiritual dalam memulai musim tanam.

"Momentum tanam perdana ini menjadi penanda dimulainya musim tanam. Tidak hanya fokus pada proses teknis, tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar lahir dan batin melalui doa bersama," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan selamatan dalam kegiatan ini juga mencerminkan upaya menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat sekitar kebun.

Baca juga: Lahan Tebu di Kemlagi Terbakar, Diduga Bermula dari Kebiasaan Bakar Jerami seusai Panen Padi

Ia menyebut bahwa tradisi tersebut diharapkan mampu membawa kelancaran selama proses tanam hingga panen nanti, sekaligus menjauhkan berbagai hambatan yang berpotensi mengganggu produktivitas.

"Kami berharap benih-benih tebu yang ditanam hari ini dapat tumbuh optimal, memberikan manfaat luas, serta membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Kebun Dhoho dan masyarakat di sekitarnya," tambah Juni Yanto.

Di sisi lain, Manager Tanaman Rayon Dhoho 2, Riyono Mursito, menjelaskan bahwa proses tanam tahun ini mengedepankan sistem mekanisasi yang terintegrasi dengan teknologi digital.

"Seluruh tahapan tanam dilakukan secara mekanisasi dan mengacu pada program operational excellent, dengan dukungan digitalisasi proses serta penguatan kultur teknis guna mencapai produktivitas yang maksimal," jelasnya.

Dengan perpaduan antara pendekatan modern dan pelestarian nilai tradisional, tanam perdana ini diharapkan menjadi awal yang positif bagi peningkatan hasil produksi tebu di Kebun Dhoho pada musim tanam tahun ini.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved