Jari Membengkak, Warga Gurah Kediri Datangi Pos Damkar Pare Sabtu Dini Hari untuk Lepas Cincin
Seorang warga Kabupaten Kediri mengalami kepanikan setelah cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas dan menyebabkan jari tangan
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sudarma Adi
Ringkasan Berita:
- Waktu Kejadian: Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 02.20 WIB.
- Lokasi Penanganan: Pos Damkar Pare, Kabupaten Kediri.
- Identitas Korban: Ahmad, warga Desa Besuk, Kecamatan Gurah.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Seorang warga Kabupaten Kediri mengalami kepanikan setelah cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas dan menyebabkan jari tangan membengkak.
Peristiwa ini akhirnya ditangani oleh petugas Damkar Pos Pare pada Sabtu (2/5/2026) dini hari.
Kejadian tersebut dialami Ahmad, warga Dusun/Desa Besuk Kecamatan Gurah. Dia datang langsung ke Pos Damkar Pare sekitar pukul 02.20 WIB untuk meminta bantuan karena kondisi jarinya semakin membengkak.
Baca juga: Bakar Semangat Pemain, Ratusan Persikmania Padati Latihan Persik Kediri Jelang Duel Lawan Arema FC
Proses Evakuasi Menggunakan Gerinda Mini
Cincin yang melingkar di jari Ahmad sudah tidak bisa dilepas secara manual. Kondisi itu membuatnya khawatir karena berpotensi memperparah pembengkakan.
"Jarinya sudah bengkak dan terasa sakit, jadi saya panik dan minta bantuan ke damkar," kata Ahmad.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar langsung melakukan penanganan dengan prosedur yang aman. Proses pelepasan cincin dilakukan menggunakan alat gerinda mini.
Petugas bekerja dengan hati-hati untuk menghindari cedera lebih lanjut pada jari korban. Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit hingga cincin berhasil dilepas.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan sesuai standar operasional prosedur.
"Pelepasan cincin dilakukan dengan alat khusus dan berjalan aman serta lancar sesuai SOP," jelasnya.
Setelah cincin berhasil dilepas, kondisi jari korban langsung ditangani agar pembengkakan tidak semakin parah. Dalam kejadian ini, korban hanya mengalami luka ringan.
Baca juga: Padel Mulai Digemari di Kediri, Wali Kota Vinanda Optimis Cetak Atlet Berprestasi untuk PON 2028
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan Ahmad pun mengaku lega setelah cincin yang menyebabkannya kesakitan berhasil dilepas.
Kaleb juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan perhiasan, terutama saat kondisi jari mengalami perubahan seperti pembengkakan.
"Kami mengimbau warga agar segera meminta bantuan tenaga profesional jika mengalami kejadian serupa, guna menghindari risiko cedera yang lebih serius," ucapnya.
| Meras Gandrung, Wisuda Sakral Penari Banyuwangi dengan Ritual Gurah dan Omprog |
|
|---|
| Detik-detik Kecelakaan di Ponorogo, Pelajar 14 Tahun Masuk Kolong Mobil usai Ditabrak Avanza |
|
|---|
| Sepak Terjang Dadan Hindayana, Ahli Serangga yang Jadi Kepala BGN, Kuliah S2 dan S3 di Jerman |
|
|---|
| Pesona Kelenteng Sanggar Agung Surabaya, Harmoni Multi Budaya di Tepi Laut Kenjeran |
|
|---|
| Tujuan Amerika Serikat Tiba-tiba Umumkan Perang Iran Sebenarnya Sudah Berakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Proses-pelepasan-cincin-pada-jari-tangan.jpg)