Siaga Hadapi Potensi Inflasi selama Juni 2026, Pemkot Kediri Soroti Komoditas Cabai & Bawang

Inflasi bulan Mei dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat selama momentum long weekend dan Idul Adha.

Tayang:
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Melia Luthfi Husnika
PEDAGANG - Pedagang kebutuhan pokok di Pasar Setono Betek, Kota Kediri. Sejumlah bahan pokok menyumbang inflasi Kota Kediri di Mei 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • TPID Kota Kediri mulai waspada potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan pada Juni 2026.
  • Pasalnya, Kota Kediri mencatat inflasi bulanan sebesar 0,35 persen pada Mei 2026.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Potensi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan pada Juni 2026 membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mulai waspada.

Komoditas yang diprediksi berpotensi menyumbang inflasi dalam beberapa pekan ke depan adalah bawang merah, cabai rawit, sayuran, dan buah-buahan.

Baca juga: Pecahan Jobong Batu Peninggalan Kerajaan Kediri Ditemukan di Dapur Warga, Terbuat dari Andesit

Upaya antisipasi dilakukan setelah Kota Kediri mencatat inflasi bulanan sebesar 0,35 persen pada Mei 2026.

Pemerintah menilai, kondisi cuaca dan distribusi barang masih menjadi faktor yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Sekretaris TPID Kota Kediri, Bambang Tri Lasmono mengatakan, inflasi bulan lalu dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat selama momentum long weekend dan perayaan Hari Raya Idul Adha.

"Inflasi di bulan Mei salah satu pemicunya karena ada momentum long weekend serta Perayaan Hari Idul Adha sehingga kebutuhan untuk konsumsi makanan masyarakat melonjak," kata Bambang, Kamis (4/6/2026).

Untuk menekan gejolak harga dan menjaga stabilitas harga di pasaran, Pemerintah Kota Kediri telah menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Kecamatan Mojoroto pada 25 Mei 2026.

Menurut Bambang, program tersebut difokuskan pada komoditas yang sempat mengalami lonjakan harga agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Langkah ini diambil oleh TPID Kota Kediri guna menstabilkan beberapa komoditas bahan pokok yang sempat ada lonjakan harga di pasaran sehingga tidak terjadi inflasi yang signifikan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono, mengingatkan bahwa sejumlah faktor eksternal masih berpotensi memengaruhi harga barang pada Juni.

Mulai dari distribusi pangan, penyesuaian tarif BBM non-subsidi hingga kenaikan biaya transportasi.

Ia menjelaskan tarif angkutan udara diperkirakan masih bertahan pada level tinggi akibat naiknya harga bahan bakar pesawat.

Kondisi tersebut dapat memberikan dampak lanjutan terhadap biaya distribusi dan sektor jasa.

"Beberapa hal yang perlu diwaspadai pada bulan Juni 2026 antara lain ketersediaan stok dan distribusi komoditas pangan seperti beras, telur ayam ras, dan daging ayam ras akibat pengaruh cuaca serta peningkatan permintaan masyarakat," ungkap Emil.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved