Psikolog Unair: Libur Panjang Nataru Jadi Momentum Pemulihan dan Eksplorasi Anak
Menurut Neny, sapaan akrabnya, anak-anak telah melewati satu semester dengan aktivitas padat yang menguras kemampuan kognitif, emosi, dan fisik
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Libur Nataru bisa jadi ruang pemulihan dan eksplorasi anak.
- Aktivitas sederhana di rumah dapat bermakna jika dilakukan tanpa tekanan.
- Pendampingan orang tua tetap diperlukan agar anak aman dan sehat secara fisik maupun mental.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Libur panjang Natal dan Tahun Baru kerap dianggap sekadar waktu bersantai bagi anak-anak bisa menjadi peluang besar untuk mendukung tumbuh kembang anak secara fisik dan mental.
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair), Dr. Nur Ainy Fardana Nawangsari, M.Si., Psikolog, menegaskan bahwa liburan memiliki peran penting sebagai ruang pemulihan sekaligus eksplorasi bagi anak.
Menurut Neny, sapaan akrabnya, anak-anak telah melewati satu semester dengan aktivitas padat yang menguras kemampuan kognitif, emosi, dan fisik.
Oleh karena itu, masa libur menjadi waktu ideal untuk mengembalikan keseimbangan diri anak melalui pengalaman-pengalaman baru yang lebih rileks dan menyenangkan.
Baca juga: Hidangan MBG Akan Tetap Dibagikan ke Siswa selama Masa Liburan, Disdikpora Kebingungan: Harus Masuk?
Aktivitas Bermakna di Liburan
“Yang sebenarnya dipulihkan ketika anak memasuki masa liburan itu adalah pengalamannya dan kondisi mentalnya. Anak-anak mendapatkan pengalaman baru, lalu dari pengalaman itu mereka merasa lebih nyaman dan memiliki cara pandang yang berbeda tentang potensi dirinya dan tentang apa yang ada di sekitarnya,” ujar Neny, Selasa (23/12/2025).
Ia menambahkan, pengalaman baru tidak harus identik dengan liburan mahal atau bepergian ke luar kota. Aktivitas sederhana di rumah justru dapat menjadi sarana belajar yang bermakna jika dilakukan dengan suasana menyenangkan dan tanpa tekanan.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Halal di Singapura untuk Liburan Akhir Tahun
“Aktivitasnya bisa apa saja, sesederhana apa pun. Misalnya di rumah anak-anak bisa diajak membuat proyek tertentu atau kalau orang tuanya punya aktivitas usaha, anak-anak bisa dilibatkan. Ajak anak melakukan aktivitas yang selama ini tidak bisa mereka lakukan karena jadwal sekolah yang padat,” jelasnya.
Namun demikian, Neny mengingatkan agar orang tua tidak menjadikan masa liburan sebagai ajang memberi target atau tuntutan baru kepada anak. Menurutnya, tekanan justru dapat menghilangkan esensi liburan sebagai waktu bermain dan berekspresi.
Peran Orang Tua
“Liburan itu bukan untuk mengejar capaian. Justru di situ anak bisa mengenal dirinya, mencoba hal baru, dan mengeksplorasi potensi di luar rutinitas sekolah yang ketat,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak selama liburan. Setiap anak memiliki karakter dan minat yang berbeda, sehingga pendekatan yang digunakan pun perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.
“Orang tua bisa mulai dengan bertanya kepada anak, apa yang ingin mereka lakukan selama libur. Kalau memang tidak bisa bepergian, anak tetap bisa memilih aktivitas yang mereka sukai di rumah,” tambahnya.
Di akhir, Neny mengingatkan bahwa meski masa liburan sering dipandang sebagai waktu ‘bebas’, pendampingan orang tua tetap diperlukan agar anak tidak terpapar aktivitas maupun informasi yang berisiko.
“Orang tua perlu memfasilitasi kegiatan yang menggugah kreativitas anak dan memberi kebebasan mereka mengeksplorasi potensi positifnya. Namun, tetap perlu pendampingan, termasuk memantau aktivitas anak serta menjaga kesehatan fisik dan mentalnya selama libur,” pungkasnya.
psikolog
Nur Ainy Fardana Nawangsari
libur Natal dan Tahun Baru 2026
musim liburan
UNAIR
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Jelang Idul Adha, Harga Kambing Kurban di Sumenep Mulai Naik, Pedagang Sebut Permintaan Meningkat |
|
|---|
| Manakah yang Didahulukan, Kurban atau Aqiqah? ini Penjelasan Menurut Para Ulama |
|
|---|
| Dugaan Jual Beli Stan Pasar Kuliner Alun-Alun Kota Batu Disorot, DPRD Minta Usut Sampai Tuntas |
|
|---|
| Surabaya Vaganza Tercoreng Aksi Asusila, Pria 40 Tahun Lecehkan Remaja di Tengah Kerumunan Massa |
|
|---|
| Daftar Hukuman Pelanggar Aturan Haji 2026, Nekat Berhaji secara Ilegal Denda Rp93 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dosen-Fakultas-Psikologi-Unair-Dr-Nur-Ainy-Fardana-Nawangsari.jpg)