Idul Adha 2026
5 Cara Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Bau Prengus dan Empuk, Ada Metode Rebus 5-30-7
Inilah tips dan cara mengolah daging kurban agar tidak bau prengus dan empuk. Bisa dicoba saat Idul Adha.
TRIBUNJATIM.COM - Inilah tips dan cara mengolah daging kurban agar tidak bau prengus dan empuk.
Seperti diketahui, sebentar lagi umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha.
Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban, yang biasanya menghasilkan daging kambing atau sapi.
Namun, mengolah daging kurban agar empuk, lezat, dan tidak berbau prengus bisa menjadi tantangan tersendiri.
Berikut ini adalah beberapa tips dari pakar dan koki profesional yang dapat membantu mengolah daging kurban dengan cara yang benar, sehingga hasilnya sempurna dan bergizi, dikutip dari Kompas.com.
1. Olah Daging Kurban dengan Suhu Tinggi
Menurut Reisi Nurdiani, MSi, dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, pengolahan daging berpengaruh besar terhadap kandungan gizinya, terutama protein.
Proses memasak dengan suhu tinggi memang dapat menurunkan jumlah protein pada daging.
Namun, protein yang dimasak justru lebih mudah dicerna oleh tubuh.
“Memang kandungan protein pada daging matang menurun, tetapi justru menjadi lebih bermanfaat karena proteinnya telah mengalami denaturasi (istilah dalam kimia) sehingga lebih mudah diserap tubuh dibandingkan protein pada daging mentah,” ungkap Reisi, dikutip dari Kompas.com.
Selain protein, daging juga kaya akan zat besi yang lebih stabil pada suhu tinggi, meskipun ada sedikit pengurangan pada kadar zat besi.
2. Mengempukkan Daging dengan Nanas atau Daun Pepaya
Untuk membuat daging lebih empuk, disarankan menggunakan bahan-bahan alami yang dapat membantu melembutkan serat daging.
Reisi menyarankan penggunaan daun pepaya dan nanas sebagai pengempuk alami yang efektif.
Daun pepaya mengandung enzim papain yang dapat memecah jaringan protein pada daging, membuatnya lebih empuk.
Caranya, daun pepaya yang setengah tua dihancurkan dan dibalurkan ke daging, lalu diamkan beberapa saat.
“Daun pepaya mengandung enzim papain yang dapat memecah jaringan protein pada daging, sehingga membuatnya lebih empuk,” jelas Reisi.
Selain daun pepaya, nanas juga bisa digunakan untuk mengempukkan daging.
Nanas mengandung enzim bromelin yang berfungsi serupa dengan papain.
Buah nanas dapat diparut dan digunakan sebagai olesan pada daging sebelum dimasak.
“Selain lebih empuk, nanas juga menambah aroma segar pada olahan daging,” kata Reisi.
Baca juga: Resep Sate Maranggi Kambing dan Sapi yang Cocok untuk Olahan Daging Kurban, Dijamin Empuk
3. Teknik Memasak yang Tepat
Setiap jenis potongan daging memerlukan teknik memasak yang berbeda.
Menurut Reisi, daging dengan serat yang alot, seperti bagian paha atau betis, sebaiknya dimasak dengan suhu sedang dalam waktu yang lama menggunakan metode slow cooking.
Teknik ini bisa diterapkan dengan cara merebus daging dalam waktu yang lama atau menggunakan panci presto untuk mempercepat proses tanpa mengurangi kelembutannya.
"Kalau bagian yang alot, teknik slow cooking seperti direbus dalam waktu lama sangat dianjurkan. Bisa juga menggunakan panci presto untuk mempercepat proses, tapi tetap menghasilkan daging yang empuk," tambah Reisi.
Sebaliknya, untuk potongan daging yang sudah empuk seperti tenderloin, daging sebaiknya tidak dimasak terlalu lama karena bisa menjadi keras.
4. Mengurangi Bau Prengus dengan Rempah dan Jeruk Nipis
Daging kambing seringkali memiliki bau prengus yang tidak sedap.
Untuk menghilangkan bau tersebut, disarankan untuk menggunakan banyak rempah-rempah dalam masakan.
Selain itu, jeruk nipis juga dapat membantu mengurangi bau tersebut sekaligus mengempukkan tekstur daging.
Cukup lumuri daging dengan perasan jeruk nipis, diamkan selama satu jam, kemudian masak seperti biasa.
Baca juga: Lucky Pria Malang Laris Manis Jualan Kambing Kurban Lewat Live Streaming, dari 60 Hanya Sisa 10 Ekor
5. Metode Rebus 5-30-7 untuk Daging yang Empuk
Jika Anda ingin menghemat waktu dan gas, Anda bisa mencoba metode perebusan 5-30-7.
Caranya, rebus daging dengan api besar selama lima menit, kemudian tutup panci dan matikan api.
Diamkan selama 30 menit, dan setelah itu lanjutkan perebusan selama tujuh menit hingga daging empuk.
Metode ini terbukti efektif untuk beberapa jenis daging, meskipun Stefu Santoso, Executive Chef Aprez Catering, menyarankan agar tidak digunakan pada daging sapi yang terlalu segar karena bisa tetap alot.
Mengolah daging kurban agar empuk dan tidak berbau prengus tidaklah sulit jika Anda mengikuti tips yang tepat.
Dari penggunaan bahan alami seperti daun pepaya dan nanas, teknik memasak yang tepat, hingga pemanfaatan rempah dan jeruk nipis untuk menghilangkan bau prengus, Anda dapat menghasilkan olahan daging kurban yang tidak hanya empuk tetapi juga lezat dan bergizi.
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Kompas.com
cara mengolah daging kurban
cara menghilangkan bau prengus daging kurban
Hari Raya Idul Adha
Idul Adha 2026
TribunJatim.com
Tribun Jatim
| Keutamaan Puasa Arafah 9 Dzulhijjah 1447 H Sehari Sebelum Idul Adha 2026, Beserta Niatnya |
|
|---|
| Suburnya Sapi Bangkalan, Populasi Terjaga Meski Ribuan Ekor Dikirim ke Luar Pulau Setiap Idul Adha |
|
|---|
| Potensi Unta Jadi Tradisi Hewan Kurban di Indonesia, Meski Harganya Mencapai Rp 200 Juta |
|
|---|
| Idul Adha 2026, Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 1,2 Ton Bakal Disembelih di Gunungsari Batu |
|
|---|
| Bolehkan Berkurban di Hari Raya Idul Adha Jika Belum Aqiqah? Simak Penjelasan dan Syaratnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/5-Cara-Mengolah-Daging-Kurban-Agar-Tidak-Bau-Prengus-dan-Empuk-Ada-Metode-Rebus-5-30-7.jpg)