Banjir Rendam Empat Desa di Balerejo Madiun, Sawah dan Jalan Tergenang

Sebanyak 4 desa di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi Minggu (22/2/2026).

Tribun Jatim Network/Febrianto Ramadani
BANJIR - Petugas BPBD Kabupaten Madiun memantau kondisi banjir yang menggenang wilayah Kecamatan Balerejo, Senin (23/2/2026) pukul 10.00 WIB. Beberapa titik yang dilaporkan terdampak luapan banjir aliran sungai setempat karena hujan deras berjam-jam Minggu (22/2/2026) meliputi Desa Warurejo, Desa Babadan, Dusun Kasreman Desa Balerejo, dan Dusun Blawong Desa Gading. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak Desa Warurejo, Desa Babadan, Dusun Kasreman (Desa Balerejo), dan Dusun Blawong (Desa Gading) di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi pada Minggu (22/2/2026).
  • Banjir menggenangi lahan pertanian dan jalan desa, mengganggu aktivitas petani serta mobilitas warga.
  • BPBD mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, dan berhati-hati di musim hujan.

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sebanyak 4 desa di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi Minggu (22/2/2026).

Kondisi tersebut membuat sejumlah area sawah pertanian, hingga jalan desa tergenang air.

Alhasil para petani jadi urung beraktivitas, serta mengganggu mobilitas pengguna jalan.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, terus melakukan monitoring dan pemantauan di lokasi kejadian, Senin (23/2/2026) sejak jam 10.00 WIB.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Madiun Fajar Lumaksono menyebutkan, beberapa titik yang dilaporkan terdampak luapan banjir meliputi Desa Warurejo, Desa Babadan, Dusun Kasreman Desa Balerejo, dan Dusun Blawong Desa Gading.

“Wilayah di Kecamatan Balerejo tersebut, paling terdampak banjir akibat curah hujan sore sampai dengan malam, intensitas tinggi,” urai Fajar.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Jalan Raya di Gemarang Madiun Diterjang Longsor

Baca juga: Duduk Perkara Ruko 2 Lantai di Madiun Terbakar Dalam Sekejap, Polisi: Awalnya Ada Pembeli BBM

Hujan Deras Picu Air Sungai Meluber

Menurutnya, hujan berjam jam membuat aliran air sungai setempat meluber, dan menggenangi lahan pertanian dan jalan desa.

“Dampak belum masuk ke rumah warga namun lahan pertanian banyak terendam,” bebernya.

Ia menambahkan, ketinggian air yang menggenangi sawah mencapai 1,5 meter. Sementara pada jalan desa berkisar 20 sampai dengan 50 centimeter.

“Asesmen lapangan masih dalam pendataan, terutama soal kerugian akibat banjir,” bebernya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, untuk lebih berhati hati dan meningkatkan kewaspadaan, di tengah curah hujan tidak menentu. 

“Masyarakat dilarang membuang sampah di sungai atau sembarangan. Musim penghujan memicu aliran sungai cepat naik,” tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved