Berangkat ke Tanah Suci, Puluhan ASN Pemkot dan Pemkab Madiun Ajukan Cuti Haji

Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun tahun ini mengajukan cuti haji

Dok Pemkab Madiun
HAJI 2026 - Bupati Madiun, Hari Wuryanto memberikan pembekalan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2026, di Komplek Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun Rabu (22/4/2026). Puluhan ASN di Kabupaten Madiun mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026. 

 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak puluhan ASN di Kota dan Kabupaten Madiun mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji 2026.
  • Di Kabupaten Madiun tercatat 43 ASN akan berangkat, sementara di Kota Madiun sekitar 20 ASN turut berhaji.
  • Bupati Madiun memberikan pembekalan dan menekankan empat hal: disiplin waktu, patuh pembimbing, menjaga kesehatan, dan kesiapan ibadah.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun tahun ini mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. 

Mereka akan bergabung bersama jutaan jemaah dari berbagai negara dalam musim haji 2026.

Di Kabupaten Madiun, tercatat sebanyak 43 ASN dipastikan berangkat menunaikan rukun Islam kelima.

Menjelang keberangkatan, para calon jemaah haji tersebut mendapat pembekalan langsung dari Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Mas Hari itu menyampaikan empat pesan penting kepada para ASN calon jemaah haji. Pertama, disiplin mengatur waktu selama pelaksanaan ibadah. 

Kedua, mengikuti arahan pembimbing dan petugas haji secara tertib. Ketiga, menjaga kesehatan fisik maupun mental agar tetap prima selama menjalani rangkaian ibadah.

Baca juga: 1.267 CJH Jombang Berangkat ke Tanah Suci Mei, Puluhan ASN Sudah Ajukan Cuti Haji

Keempat, mempersiapkan diri dengan baik agar ibadah dapat berjalan lancar, khusyuk, dan sempurna.

"Kemabruran haji adalah cita-cita tertinggi bagi setiap jamaah, karena haji yang mabrur imbalannya adalah surga. Yang menjadikan hajinya seseorang mabrur mencakup persiapan sebelum berangkat, sikap selama di Tanah Suci, dan perubahan setelah pulang," ujarnya.

Mas Hari juga mengingatkan adanya tanggung jawab moral bagi ASN Kabupaten Madiun yang berangkat haji. Menurutnya, mereka harus menjaga sikap, perilaku, dan nama baik sebagai representasi Pemerintah Kabupaten Madiun.

"Harapan kami, hendaknya seluruh jamaah dapat mendoakan Kabupaten Madiun agar senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, terbebas dari bencana, dan mampu mengurai berbagai macam permasalahan yang dihadapi," pintanya.

Sementara itu, di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, sekitar 20 ASN juga mengajukan cuti haji tahun ini. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengatakan, mayoritas ASN yang berangkat berasal dari kalangan guru.

Baca juga: 9 Tahun Tunggu Berangkat, Kakak Beradik Petani Jadi Jemaah Haji Tertua Kota Blitar

"Kebanyakan dari rekan-rekan guru," ujarnya.

Selain itu, sejumlah pejabat struktural Pemkot Madiun juga turut berangkat, di antaranya Kepala Bappelitbangda Kota Madiun Suwarno. Ada pula Camat Taman M. Yusuf Asmadi yang bertugas sebagai petugas haji daerah.

Untuk menjaga kelancaran pelayanan publik selama para pejabat menjalankan ibadah haji, Pemkot Madiun menyiapkan pelaksana harian yang akan menjalankan tugas rutin sementara waktu.

"Hanya tugas rutin, bukan untuk kebijakan. Karena waktunya lumayan lama, sekitar 46 hari," pungkas Haris.

Baca juga: Produsen Kerupuk di Madiun Terpaksa Perkecil Ukuran, Tertekan Harga Minyak dan Plastik

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved