Haji 2026
Jumlah Jamaah Haji Jombang yang Wafat di Makkah Bertambah Jadi 3 Orang
Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jamaah haji asal Kabupaten Jombang meninggal dunia saat menjalani perawatan medis
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Jamaah haji asal Jombang, Hj. Mauduah Binti Sa'i (58), wafat di Makkah pada Selasa (9/6/2026) setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
- Almarhumah mengalami meningitis dan pneumonia sehingga tidak dapat mengikuti puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
- Ibadah hajinya diselesaikan melalui mekanisme badal haji sesuai ketentuan yang berlaku.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jamaah haji asal Kabupaten Jombang meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Kota Makkah, Arab Saudi.
Dengan peristiwa tersebut, jumlah jamaah haji asal Jombang yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 bertambah menjadi tiga orang.
Jamaah yang meninggal diketahui bernama Hj. Mauduah Binti Sa'i (58), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.
Ia tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 63 dan mengembuskan napas terakhir pada Selasa (9/6/2026) pagi waktu Arab Saudi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan pihaknya menerima laporan resmi dari petugas haji di Tanah Suci terkait wafatnya jamaah tersebut.
Menurut Ilham, almarhumah sebelumnya mengalami gangguan kesehatan serius sehingga tidak dapat mengikuti perpindahan rombongan jamaah dari Makkah menuju Madinah.
Selama beberapa waktu, ia harus menjalani perawatan medis secara intensif di rumah sakit.
Baca juga: 1.260 Jemaah Haji Jombang Telah Tiba di Madinah, Seluruh Kloter Dilaporkan Sehat
"Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan almarhumah mengalami meningitis dan pneumonia. Karena kondisinya masuk kategori risiko tinggi, penanganan medis dilakukan secara intensif," ucap Ilham saat dikonfirmasi Tribunjatim.com pada Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, kondisi kesehatan jamaah tersebut mulai memburuk beberapa hari setelah berada di Makkah. Almarhumah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz dan dirawat di ruang perawatan intensif.
Setelah kondisi sempat membaik, ia kembali mengalami penurunan kesehatan dan dipindahkan ke Saudi National Hospital hingga akhirnya meninggal dunia.
Selama menjalani perawatan, almarhumah tidak dapat mengikuti sejumlah tahapan penting ibadah haji, termasuk rangkaian puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Baca juga: Kabar Duka, Jemaah Haji Asal Kota Blitar Meninggal Dunia di Makkah Akibat Sakit Jantung
Karena alasan medis, pelaksanaan ibadah hajinya dilakukan melalui mekanisme badal haji sesuai ketentuan yang berlaku.
"Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhumah. Semoga beliau mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar Ilham melanjutkan.
| Oknum Pembimbing Haji hingga Petugas Kloter Diduga Terlibat Praktik Dam Ilegal |
|
|---|
| Kabar Duka, Jemaah Haji Asal Kota Blitar Meninggal Dunia di Makkah Akibat Sakit Jantung |
|
|---|
| Tangis Bahagia Kepulangan Haji Tuban, 1.645 Jemaah Tiba di Bumi Wali dengan Rekor 'Zero Mortality' |
|
|---|
| Ribuan Jemaah Haji Tuban Pulang, 4 Orang Masih Tertinggal Jalani Perawatan di Arab Saudi |
|
|---|
| Rombongan Haji Ponorogo Tiba, 2 Jemaah Lansia Dilarikan ke RSUD dr Harjono Menggunakan Ambulans |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Satu-Lagi-Jamaah-Haji-Asal-Jombang-Wafat-di-Makkah-Total-Tiga-Orang-Meninggal.jpg)