Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, 2 Kereta Api Jarak Jauh dari Daop 7 Madiun Kena Imbasnya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun membatalkan dua perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan Selasa (28/4/2026)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Sofyan Arif Candra Sakti
BATAL - KA Sancaka siap berangkat dari Stasiun Madiun, Jalan Kompol Sunaryo, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (27/4/2026). Dua Kereta Api Jarak Jauh dari Daop 7 Madiun batal berangkat imbas kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta. 
Ringkasan Berita:
  • PT KAI Daop 7 Madiun membatalkan dua perjalanan KAJJ (KA Madiun Jaya dan KA Singasari) pada 28 April 2026 akibat insiden KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, serta menghentikan sementara perjalanan dari Gambir dan Pasarsenen.
  • Seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara penanganan difokuskan pada korban KRL yang dirawat di beberapa rumah sakit.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun membatalkan dua perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan Selasa (28/4/2026) imbas insiden operasional yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta.

Dua perjalanan yang dibatalkan tersebut yakni KA 143B Madiun Jaya relasi Madiun-Pasarsenen dan KA 149 Singasari relasi Blitar-Pasarsenen.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan penyesuaian pola operasi dilakukan untuk mendukung proses penanganan di lokasi kejadian sekaligus memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

"Seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan," ujarnya.

Selain pembatalan dua KAJJ dari wilayah Daop 7 Madiun, KAI juga menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut. Saat ini, fokus utama perusahaan bersama tim gabungan adalah proses evakuasi dan penanganan korban.

KAI menyebut seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Sejumlah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.

Baca juga: KA Argo Bromo Anggrek Tujuan Pasar Turi Alami Kecelakaan di Bekasi, KAI: Kami Fokus Penumpang Dulu

Dalam proses penanganan, KAI berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis guna mempercepat evakuasi dan memastikan seluruh korban memperoleh layanan terbaik.
Tohari juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi.

"Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus tindakan yang dilakukan saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik," katanya.

Bagi pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Proses pembatalan dapat dilakukan di stasiun keberangkatan hingga H+7.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved