Haji 2026
225 Jemaah Haji Kota Madiun Dijadwalkan Pulang 7 Juni, Dua Tidak Kembali Bersama Kloter
Dari 227 jemaah haji asal Kota Madiun, hanya 225 orang yang dijadwalkan pulang bersama kloter.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Dari 227 jemaah haji asal Kota Madiun, hanya 225 orang yang dijadwalkan pulang bersama kloter.
- Satu jemaah, Djurianto, meninggal dunia di Arab Saudi setelah menjalankan ibadah haji.
- Satu jemaah lainnya, Yetty, masih menjalani perawatan intensif akibat pneumonia dan belum dapat dipulangkan.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Kepulangan jemaah haji asal Kota Madiun tahun 2026 tidak berlangsung lengkap.
Dari total 227 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, hanya 225 orang yang dijadwalkan kembali ke Indonesia bersama rombongan pada awal Juni ini.
Satu jemaah dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi, sementara satu jemaah lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit sehingga belum dapat pulang bersama rombongan.
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengatakan jemaah yang akan tiba di Kota Madiun pada 7 Juni 2026 dini hari berjumlah sekitar 225 orang.
"Jumlah kedatangan jemaah insyaallah sekitar 225 orang. Karena yang satu sudah meninggal dunia, atas nama Pak Djurianto. Dan satu lagi, Bu Yetty, saat ini masih dirawat di rumah sakit," ujar Datik.
Baca juga: Petani di Wonoasri Madiun Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik, Polisi: Ada Potensi Pidana
Satu Jemaah Wafat di Arab Saudi
Jemaah yang meninggal dunia adalah Djurianto (59), warga Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Djurianto wafat di Arab Saudi setelah menjalankan rangkaian ibadah haji.
Sementara itu, seorang jemaah lainnya, Yetty, warga Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, belum dapat dipulangkan bersama kloter karena masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.
Menurut Datik, kondisi Yetty cukup serius karena mengalami gangguan pernapasan atau pneumonia dan membutuhkan penanganan intensif.
"Bu Yetty ini ada cairan di paru-paru. Jadi membutuhkan ventilator dan juga ada komplikasi yang lain," jelasnya.
Kemenhaj Kota Madiun bersama keluarga dan sesama jemaah terus memanjatkan doa agar Yetty segera pulih dan dapat kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat. Apabila kondisinya membaik, ia akan dipulangkan melalui kloter berikutnya.
Baca juga: Kepulangan Jemaah Haji Ponorogo, Kloter 19 dan 20 Tiba Serentak di Pendopo Agung pada Jumat Malam
Satu Jemaah Masih Dirawat Intensif
"Mohon doanya semoga lekas sembuh dan ada keajaiban sehingga bisa pulang. Namun kemungkinan besar nanti kalau sudah sembuh akan ditanazulkan atau dipulangkan bersama kloter berikutnya," tambah Datik.
Terkait kepulangan jemaah, Kemenhaj Kota Madiun telah menyiapkan mekanisme penjemputan di Wisma Haji Kota Madiun.
Petugas akan lebih dahulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya untuk mengatur distribusi koper dan air zamzam yang dibawa pulang oleh para jemaah.
Jemaah Tiba di Madiun 7 Juni Dini Hari
jemaah haji
Kemenhaj
berita Madiun terbaru
berita Madiun hari ini
berita Jatim terbaru
berita Jatim hari ini
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Kepulangan Jemaah Haji Ponorogo, Kloter 19 dan 20 Tiba Serentak di Pendopo Agung pada Jumat Malam |
|
|---|
| Jemaah Haji Kloter 89 Asal Situbondo Wafat di Makkah, Almarhum Sempat Dirawat di Surabaya |
|
|---|
| Kisah Haru Jemaah Haji Kota Madiun Wafat di Makkah, Tunai Badalkan Ibadah Istri Sebelum Berpulang |
|
|---|
| Kabar Duka, Seorang Jemaah Haji Nganjuk Wafat di Tanahh Suci |
|
|---|
| Jamaah Haji Asal Tulungagung Meninggal Dunia di Mina, Diduga Karena Dehidrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kepala-Kantor-Kementerian-Haji-Kemenhaj-Kota-Madiun-Datik-Ardiyah.jpg)