Waspada Cuaca Ekstrem di Sampang, Potensi Hujan Deras Hingga Angin Puting Beliung
BPBD Kabupaten Sampang, Madura mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Poin penting:
- Sebuah rumah roboh di Dusun Kamarong, Desa Banjar, akibat hujan deras disertai angin kencang pada 18 Oktober 2025; tidak ada korban jiwa, namun rumah rusak total dan tidak layak huni.
- BPBD Sampang mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi angin puting beliung, hujan deras, dan pohon tumbang, terutama bagi warga yang tinggal di rumah tua atau dekat pepohonan besar.
- Masyarakat diminta mengamankan barang penting, memperkuat atap rumah, dan tidak berteduh di bawah pohon atau baliho saat cuaca buruk, serta segera melapor ke posko bencana jika ada tanda-tanda bahaya.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Imbauan tersebut disampaikan setelah sebuah rumah warga di Dusun Kamarong, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, (18/10/2025) sore.
Meski tidak ada korban jiwa, bangunan berukuran lima meter itu mengalami kerusakan parah dan tidak lagi bisa dihuni.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini tergolong tidak stabil karena meskipun panas, sering turun hujan.
"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi angin puting beliung, hujan deras, dan pohon tumbang, terutama bagi yang tinggal di rumah-rumah tua atau di sekitar pepohonan besar," ujarnya Selasa (21/10/2025).
BPBD Sampang juga meminta warga untuk mengamankan barang-barang penting, memperkuat struktur atap rumah, serta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho besar saat terjadi hujan disertai angin kencang.
Selain itu, BPBD mengingatkan agar masyarakat segera melapor ke pihak desa atau posko bencana jika menemukan tanda-tanda bencana.
Berdasarkan data BMKG, cuaca ekstrem di wilayah Madura diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir November, dengan suhu maksimum mencapai 37,6°C dan potensi angin kencang serta hujan lokal meningkat.
Hozin menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat sangat penting dalam menghadapi perubahan cuaca yang cepat.
"Kami berharap tidak ada korban jiwa. Kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama di daerah pesisir dan Pantai Utara (Pantura)," tutupnya
| Siswa SMP Didatangi Polisi di Sekolah Setelah Iseng Telpon 110, Teriak Minta Tolong |
|
|---|
| Chord dan Lirik Lagu Penyangkalan - for Revenge, Sesunyi Rumah yang Ku Huni |
|
|---|
| Lirik dan Terjemahan Lagu Right As Rain - Adele, Who Wants To Be Right As Rain |
|
|---|
| Makna Lirik Lagu Love Me Not - Ravyn Lenae, It’s Hard To Leave You When I Get You Everywhere |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Kamis 28 Mei 2026, Mayoritas Cerah, 7 Daerah Potensi Hujan Siang Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/BPBD-mengimbau-masyarakat-agar-meningkatkan-kewaspadaan-terhadap-cuaca-ekstem.jpg)