Berita Viral

Ogah Dituding Ambil Untung dari Program MBG, Haji Her: Uang Saya Sudah Banyak

Tak mau dituding ambil untung dari program MBG, Haji Her ungkap pendapat terbarunya menanggapi keviralan yang terjadi.

Penulis: Ignatia | Editor: Ignatia Andra
Tribun Jatim Network
CRAZY RICH - Haji Her bersama petani mengajak masyarakat untuk menjaga kondusifitas di Madura, Jumat (5/9/2025), beberapa waktu lalu. Kini pengusaha yang disebut Crazy Rich Madura itu tanggapi pendapat miring tentangnya 

Suksesnya Haji Her selama ini karena menjadi penimbun tembakau se-Indonesia.

Hal ini diceritakan Haji Her saat diundang Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (27/5/2024) kemarin.

Baca juga: Nasib Pengantin Dikalungi Uang Rp 182 Juta oleh 8 Kakak saat Resepsi, Sosok Istri Dikasihani Tamu

Waktu itu, Haji Her diundang Baleg DPR RI untuk ikut membahas penyusunan RUU tentang Komoditas Strategis Perkebunan. 

Haji Her mengatakan, perusahaannya PT Bawang Mas Grup adalah penimbun seluruh tembakau di Indonesia.

Dia mengklaim sebagai pengusaha penimbun tembakau terbesar di seluruh Indonesia.

"Pasti seluruh pabrikan mesti ngerti ke kita. Jadi saya paham betul apa itu permasalahan tembakau," kata Haji Her, Kamis (6/6/2024).

Pengusaha asal Pamekasan, Madura, bernama Haji Khairul Umam alias Haji Her (kiri). Gus Miftah saat bagi-bagi uang di sebuah gudang milik Haji Her di Pamekasan (kanan). - Pada Rabu (3/1/2024), Bawaslu Pamekasan mengatakan akan memanggil Gus Miftah dan dua orang lainnya, termasuk Haji Her, terkait aksi bagi-bagi uang.
Pengusaha asal Pamekasan, Madura, bernama Haji Khairul Umam alias Haji Her (kiri). Gus Miftah saat bagi-bagi uang di sebuah gudang milik Haji Her di Pamekasan (kanan). - Pada Rabu (3/1/2024), Bawaslu Pamekasan mengatakan akan memanggil Gus Miftah dan dua orang lainnya, termasuk Haji Her, terkait aksi bagi-bagi uang. (TribunMadura.com/Twitter)

Haji Her mengaku tahu cara bagaimana mensejahterakan 15 juta jiwa petani tembakau di seluruh Indonesia.

Mengacu dari ini, dia meminta pemerintah agar bermusyarawah dengan dirinya mengenai cara mensejahterakan 15 juta jiwa petani tembakau.

Apalagi saat ini di sejumlah daerah di Madura sudah mulai memasuki masa tanam tembakau.

Sehingga kesejahteraan petani tembakau perlu segera direalisasikan sebelum memasuki masa panen tembakau.

"Petani yang menggantungkan hidupnya ke pertanian tembakau di Indonesia ini kurang lebih 15 juta jiwa dan kita bergerak di seluruh Indonesia," ungkap Haji Her.

Haji Her (kiri) saat duduk bersama Gus Miftah di rumahnya.
Haji Her (kiri) saat duduk bersama Gus Miftah di rumahnya. (TribunJatim.com/Kuswanto Ferdian)

Bahkan Haji Her mengaku pernah disambangi Victor Hartono, CEO Djarum Foundation untuk berdiskusi mengenai bisnis tembakau di Indonesia.

"Victor Hartono ke Madura dengan kita juga. Dia itu putra mahkotanya Djarum," tutupnya.

Nama Haji Khairul Umam atau Haji Her cukup tersohor di telinga kalangan masyarakat Madura.

Berita viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved