Kepala SDN di Bangkalan Tak Bisa Tidur Usai Kunjungan Mendadak Mendikdasmen RI
Suasana gembira dan haru melebur di halaman SDN Kajuanak 4, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur seiring kehadiran Menteri
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan mendadak ke SDN Kajuanak 4 Bangkalan yang kondisi gedungnya rusak berat.
- Kepala sekolah mengaku terkejut hingga tidak bisa tidur karena kedatangan mendadak tersebut.
- Sekolah tersebut mengalami kerusakan parah hingga siswa terpaksa belajar di teras rumah warga.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol
TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Suasana gembira dan haru melebur di halaman SDN Kajuanak 4, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur seiring kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, Jumat (1/5/2026).
Air mata para guru bahkan beberapa warga sekitar tak terasa membasahi pipi, mereka seolah telah lama larut dalam kesedihan karena 104 siswa bersekolah di teras rumah warga.
Kepala SDN Kajuanak 4, Ningsih mengungkapkan, pihaknya mendapatkan kabar bahwa Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti akan datang untuk mengecek kondisi gedung sekolah pada Kamis (30/4/2026) siang.
Tentu saja pemberitahuan secara mendadak itu membuat pihak sekolah, wali siswa, serta perangkat desa kalang kabut.
"Lembaga kami tadinya yang tidak tersentuh (bantuan) tetapi Pak Menteri yang datang langsung ke sini, baru kemarin siang informasinya. Saya tidak bisa tidur, takut. Gimana wong Pak Menteri yang datang ke sekolah kami," ungkap Ningsih kepada Tribun Jatim Network.
Baca juga: 5 Bulan Siswa Belajar di Teras Rumah Warga, SDN Kajuanak 4 Bangkalan Akan Disambangi Mendikdasmen RI
Kondisi gedung SDN Kajuanak 4 Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan memang sangat memprihatinkan bahkan semakin miris setelah satu ruang untuk kelas 1 dan kelas 2 roboh pada 24 November 2025 malam.
Kekuatan tembok dua ruang kelas yang telah berusia sekitar 21 tahun itu seolah menegaskan, tidak mampu lagi menahan beratnya menunggu harapan-harapan dari proposal pengajuan rehab gedung yang tak kunjung direspon.
Seluruh gedung SDN Kajuanak 4 itu dibangun pada tahun 2005. Namun hingga kini belum pernah mendapatkan bantuan, proposal pengajuan rehab gedung terakhir kali dibawa langsung oleh Korwil Galis di tahun 2024 namun masih belum mendapatkan kabar baik.
Kondisi itu memaksa pihak sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar seluruh siswa dengan menumpang di teras rumah warga. Sebagaimana yang menjadi arahan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan karena kondisi struktur bangunan kelas-kelas lainnya sudah tidak layak.
Kehadiran Mendikdasmen RI, Abdul Mu'ti mengakhiri lara pihak sekolah yang selama 5 bulan terakhir diselimuti perasaan khawatir, apalagi menjelang momen penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027.
Dalam kunjungan itu, Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti melakukan peletakan batu pertama untuk ruang kelas 1 dan kelas 2 di sisi selatan yang kondisinya roboh.
Ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan, Moch Musleh, Kabid Pembinaan SD Disdik Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, unsur Muspika Galis, hingga kepala desa setempat.
"Insya Allah sudah fix, sudah pasti (direhab), mungkin dalam dua minggu lagi saya bersama Pak Kabid (Pembinaan SD Disdik Bangkalan) melakukan MoU ke Jakarta. Setelah itu, seminggu kemudian kami sudah bisa melakukan pembangunan," pungkas Ningsih.
| 5 Bulan Siswa Belajar di Teras Rumah Warga, SDN Kajuanak 4 Bangkalan Akan Disambangi Mendikdasmen RI |
|
|---|
| Keluar dari Zona Degradasi, Madura United Diminta Tak Berpuas Diri di Sisa 4 Laga Berat |
|
|---|
| Antisipasi Konvoi Kelulusan SMA/SMK, Cabdin Pendidikan Bangkalan Bakal Libatkan Polisi |
|
|---|
| Siswa di Bangkalan Minta Sumbangan Konvoi Kelulusan, Kepsek: Saya Tak Akan Tanda Tangani Ijazahnya |
|
|---|
| Dua Pemancing Terseret Arus di Selat Madura, 1 Selamat di Bawah Jembatan Suramadu, 1 Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mendikdasmen-RI-Abdul-Muti-kiri-memimpin-langsung-kegiatan-peletakan-batu-pertama.jpg)