Easy Climb USC Malang Re-Launch, Hadirkan Speed Wall hingga Bouldering Berstandar Internasional

Unggul Sports Center (USC) kembali meluncurkan fasilitas panjat tebing atau wall climbing Easy Climb.

Tayang:
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Rifki Edgar
Unggul Sports Center (USC) Malang kembali meluncurkan fasilitas panjat tebing atau wall climbing Easy Climb guna mendukung ekosistem panjat tebing di Malang Raya, Jumat (5/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Easy Climb USC Malang resmi direluncurkan dengan fasilitas baru berstandar internasional, termasuk speed wall, lead wall, bouldering wall, dan beginner zone.
  • Fasilitas yang lebih modern dan tertata ini mendukung latihan pemula hingga atlet, serta dinilai mampu menjadi venue event nasional maupun internasional.

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANGUnggul Sports Center (USC) kembali meluncurkan fasilitas panjat tebing atau wall climbing Easy Climb.

Dengan konsep baru dan peningkatan fasilitas lengkap, Easy Climb kini membawa wajah baru sebagai pusat latihan panjat tebing modern yang lebih aman, tertata, dan berstandar internasional.

Acara re-launch ini dihadiri oleh pengurus FPTI Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, FPTI Jawa Timur hingga komunitas climbing Malang Raya, pada Jumat malam (5/12/2025).

Kehadiran berbagai pihak menegaskan posisi Malang sebagai salah satu daerah dengan ekosistem panjat tebing yang terus berkembang pesat.

Easy Climb kini dilengkapi deretan fasilitas baru yang lebih lengkap dan modern, seperti speed wall, lead wall, bouldering wall, dan beginner zone. 

Dengan ukuran yang lebih tinggi dan penataan lebih rapi dibanding sebelumnya, area climbing ini disebut sudah memenuhi standar internasional.

Easy Climb di USC ini juga didesain semi outdoor yang memudahkan atlet dalam menjalani latihan tanpa terkendala cuaca.

Owner Unggul Sports Center, Nicola Reza, menjelaskan bahwa fasilitas ini menjadi salah satu yang terlengkap di Malang dan Jawa Timur.

"Wall climbing di USC Malang sekarang bisa dibilang salah satu yang paling lengkap. Speed wall, lead wall, sampai bouldering semuanya ada,"

"Tingginya sudah standar internasional dan jauh lebih tertata dari versi sebelumnya," ujar Reza.

Menurutnya, fasilitas ini sangat mendukung kebutuhan latihan, baik untuk pemula, komunitas, hingga atlet muda.

Bahkan, meski kapasitas penonton tidak besar, Easy Climb dinilai mampu menjadi arena penyelenggaraan event nasional, bahkan internasional dalam skala tertentu.

"Kalau dibilang bisa mengadakan event nasional atau internasional, sebenarnya bisa. Ukuran tempatnya memang kecil untuk penonton, tapi fasilitasnya memadai," ujar suami dari Momo Geisha tersebut.

Re-launch Easy Climb tidak hanya menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai wadah berkembangnya atlet-atlet muda.

Pengelola Easy Climb USC, Wahyu Adi Wibowo, menyebut Malang dulunya merupakan barometer nasional untuk ekosistem panjat tebing.

Namun seiring perkembangan waktu, Malang kini harus bersaing ketat dengan Surabaya dan Probolinggo sebagai wilayah dengan perkembangan climbing tercepat di Jawa Timur.

"Untuk Jawa Timur, Malang Raya itu peringkat tiga. Perkembangan tiga–empat tahun terakhir pesat sekali, terutama untuk anak-anak,"

"Sekarang fasilitasnya lebih menjangkau masyarakat dan makin banyak orang tua yang mendukung anaknya berlatih climbing," ungkap mantan atlet climbing tersebut.

Ia menyampaikan, ada sejumlah atlet panjat tebing dari Malang yang pernah mengharumkan Indonesia di kancah internasional.

Seperti Suko Budianto hingga Tony Firmansyah, atlet panjat tebing legendaris yang berkali-kali meraih medali di era 2000-an.

"Malang ini memang jadi barometer nasional. Banyak pelatih nasional dari sini, dan atlet-atletnya juga berprestasi sampai tingkat dunia," katanya.

Dengan adanya pembaruan Easy Climb ini Reza berharap dapat menjadi pijakan baru bagi talenta-talenta muda untuk tumbuh dan berprestasi.

"Kami ingin Easy Climb bukan hanya tempat latihan, tapi bagian dari perjalanan besar dunia climbing di Malang," tandasnya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved