Perda Parkir Malang Akan Disahkan, Tukang Parkir Bakal Diminta Bagi Hasil dengan Pemkot 60:40 Persen
Diketahui, Komisi C DPRD Kota Malang telah rapat dengan Dinas Perhubungan untuk penyesuaian perubahan dalam Perda tentang Parkir terbaru.
Penulis: Benni Indo | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM - Eksekutif dan legislatif Kota Malang akan segera membahas pengesahan Peraturan Daerah tentang Parkir terbaru.
Komisi C DPRD Kota Malang telah rapat dengan Dinas Perhubungan untuk penyesuaian perubahan dalam Ranperda terbaru.
Baca juga: Mikutopia Wisata Jamur Warna-warni Jadi Destinasi Baru di Batu, Tiket Masuk Masih Gratis
Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Anas Muttaqin, menyebut bahwa komunikasi intens dengan Dishub dilakukan untuk menyempurnakan Perda tentang Parkir.
Salah satu poin yang dibahas adalah rencana bagi hasil dengan juru parkir.
"Kami memang terus koordinasi karena Perda parkir ini sangat penting mengingat pertumbuhan kota terus terjadi," ujar Anas.
Dikatakan Anas, pihaknya merencanakan pembahasan sesegera mungkin sehingga Perda tentang Parkir bisa segera rampung.
Anggota Komisi C, Arief Wahyudi menyebut Komisi telah bertemu dengan Dishub Kota Malang awal pekan lalu.
Pertemuan ini membicarakan terkait perubahan-perubahan yang dilakukan oleh Biro Hukum Provinsi.
"Tidak ada hal signifikan yang diubah, kecuali pembagian hasil antara pengelola dengan Pemerintah Kota," ujar Arief.
Dari informasi yang didapat, pembagian direncanakan sebesar 70:30 persen.
70 persen untuk juru parkir dan 30 persen untuk pemerintah daerah.
Namun begitu, Arief juga mengatakan bahwa persentase tersebut harus menyesuaikan kondisi lapangan.
Jika lahan parkir masuk kategori tinggi, bisa jadi persentasenya 60:40 persen.
"Artinya bisa saja nanti ketika perparkiran ini begitu ramai tidak menerapkan 70:30, tetapi bisa 60:40," katanya.
| Masjid Agung Jami Malang, Warisan Sejarah dengan Perpaduan Istimewa Arsitektur Jawa dan Arab |
|
|---|
| Burger Van Malang: Bukan Sekadar Food Truck, Ini Kisah di Baliknya |
|
|---|
| Pedagang Pasar Bunul Akui Stok Minyakita Masih Aman Meski sempat Terkendala saat Lebaran |
|
|---|
| Wacana Koridor Baru Trans Jatim di Malang, Terminal Arjosari Nyatakan Kesiapan |
|
|---|
| Panen Cabai di Kota Malang, Walikota Soroti Selisih Harga Petani dan Pasar Sangat Jauh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kendaraan-roda-dua-parkir-di-ruang-Jalan-Basuki-Rahmat-Kota-Malang.jpg)