Simpang Karanglo Masih Lancar, Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Malang Diprediksi Mulai Besok
Puncak arus mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah di wilayah Malang diprediksi terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Puncak arus mudik Lebaran 1447 H di Malang diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026, dengan volume kendaraan lebih dari 25 ribu unit per hari.
- Hingga 17 Maret 2026 siang, kondisi lalu lintas di Simpang Karanglo dan akses tol menuju Malang masih ramai lancar, belum ada lonjakan signifikan.
- Data kendaraan keluar-masuk Malang menunjukkan fluktuasi normal, dengan kepadatan tertinggi sekitar 22 ribu kendaraan pada akhir pekan.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Puncak arus mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah di wilayah Malang diprediksi terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026. Lonjakan kendaraan diperkirakan mencapai lebih dari 25 ribu unit per hari.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang, Iptu Andi Agung, mengatakan prediksi tersebut mengacu pada pola pergerakan kendaraan tahun sebelumnya, serta momentum cuti bersama yang bertepatan dengan libur Hari Raya Nyepi.
Dari pantauan Tribun Jatim Network pada Selasa (17/3/2026) pada pukul 13.30 WIB, belum terjadi lonjakan penumpukan kendaraan di persimpangan Karanglo.
Simpang Karanglo merupakan akses vital pintu masuk menuju ke tiga daerah di Malang Raya, yakni Kota Batu Kota Malang dan Kabupaten Malang sisi utara.
Arus lalu lintas cenderung ramai lancar, dengan didominasi oleh kendaraan roda dua maupun mobil pribadi.
Sementara dari sisi underpass Karanglo, kendaraan yang melintas baik dari arah Utara ke selatan (Malang-Surabaya) juga ramai lancar.
"Untuk prediksi musim Lebaran nanti, berkaca pada tahun 2025, kenaikan arus kendaraan diperkirakan di atas 25.000 per hari,"
"Puncaknya kami prediksi mulai 18 dan 19 Maret, bertepatan dengan cuti bersama Nyepi," ucapnya.
Baca juga: Dishub Kota Malang Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi 2 Gelombang dan Mobilitas Kendaraan Turun
Berdasarkan pantauan selama awal Operasi Ketupat Semeru 2026, arus lalu lintas di sejumlah akses tol menuju Malang masih terpantau normal.
Data kendaraan keluar masuk Malang melalui Tol Lawang, Singosari, dan Pakis menunjukkan fluktuasi yang belum signifikan.
Untuk kendaraan keluar Malang menuju arah Surabaya tercatat sebanyak 19.860 kendaraan pada Jumat (13/3/2026) meningkat menjadi 22.044 kendaraan pada Sabtu (14/3/2026).
Kemudian turun menjadi 18.873 kendaraan pada Minggu (15/3/2026) dan kembali naik menjadi 20.823 kendaraan pada Senin (16/3/2026).
Sementara itu, kendaraan yang masuk ke wilayah Malang dan Kota Batu tercatat sebanyak 20.939 kendaraan pada Jumat (13/3/2026) 22.842 kendaraan pada Sabtu, 17.805 (14/3/2026) kendaraan pada Minggu (15/3/2026) dan 20.304 kendaraan pada Senin (16/3/2026).
"Dari data tersebut, pergerakan mudik belum terlihat signifikan,"
| Angin Kencang Terjang Poncokusumo dan Kepanjen, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga |
|
|---|
| Libur Lebaran 2026, Wisata di Lamongan Dipadati 62 Ribu Lebih Pengunjung, Wisata Religi Juga Ramai |
|
|---|
| Pemuda 23 Tahun di Malang Ditangkap Simpan 21 Poket Sabu Siap Edar |
|
|---|
| KDMP Selorojo Malang Beli Jeruk Langsung dari Petani untuk MBG |
|
|---|
| 11 Truk Operasional Koperasi Desa di Malang Siap Didistribusikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sejumlah-kendaraan-roda-empat-saat-hendak-keluar-dari-pintu-Tol-Singosari-kabupaten-Malang.jpg)