Lebaran 2026
Gunung Bromo Bakal Dikunjungi 9.000 Wisatawan dari Arah Malang, Rumah Ketua DPRD Dilewati
Musim libur lebaran nanti, dipastikan sekitar 9.000 wisatawan akan berkunjung ke Gunung Bromo, dan sejumlah destinasi wisata
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Saat libur Lebaran 2026, diperkirakan sekitar 9.000 wisatawan akan mengunjungi Gunung Bromo dan destinasi wisata alam di Kecamatan Tumpang dan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
- Rumah Darmadi di Dusun Kunci, Desa Wringin Anom, yang berada di jalur utama wisata Gunung Bromo, disulap menjadi homestay dengan 20 kamar, tarif sekitar Rp 1 juta per malam, menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Imam Taufiq
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Musim libur lebaran nanti, dipastikan sekitar 9.000 wisatawan akan berkunjung ke Gunung Bromo, dan sejumlah destinasi wisata alam lainnya, yang ada di Kecamatan Tumpang dan Poncokusumo.
Praktis, momen liburan lebaran seperti itu jadi berkah tersendiri buat Darmadi, ketua DPRD Kabupaten Malang. Berkahnya, bukan terkait jabatannya, sebagai ketua dewan dua periode.
Namun, rumah dia, meski jauh dari mana-mana atau berada di lereng Gunung Semeru itu, namun merupakan jalur satu-satunya ke arah Gunung Bromo, buat wisatawan yang lewat dari arah Kota Malang. Jarak Kota Malang, dengan rumah Darmadi sekitar 35 kilometer. Namun, itu berada di jalur strategis karena kini jadi jalur wisata.
"Alhamdulillah, tiap akhir pekan, ada ribuan wisatawan yang mau ke Gunung Bromo, pasti istirahat dulu (menginap) di desa saya," tutur Darmadi, yang rumahnya di Dusun Kunci, Desa Wringin Anom, Kecamatan Poncokusumo, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Wisata Gunung Bromo Tutup 19–20 Maret 2026, Hormati Peringatan Hari Raya Nyepi
Karena banyak dilewati wisatawan, rumah tinggal Darmadi kini disulap jadi homestay. Itu ada sekitar 20 kamar, yang didesain seperti hotel bintang tiga, dengan tarif tergantung fasilitasnya, yakni sekitar Rp 1 juta per malam. Tiap akhirnya pekan, teras rumah anggota dewan empat periode asal PDIP itu tak terlihat dari tepi jalan raya. Itu tertutup deretan parkir bus wisata dan mobil pribadi, yang menginap di homestay-nya. Tak pelak, tiap akhir pekan, Darmadi sambil bersiul, sembari menghitung pendapatannya dari wisatawan yang keluar masuk, menginap di homestay-nya.
"Ya, lumayan lah buat penghasilan tambahan. Sebab, saat ini, Kecamatan Poncukusumo, khususnya desa kami itu bisa jadi pengganti Kota Batu. Jumlah kunjungan wisatawan terus naik karena krasan di desa kami. Selain belum macet, udara dingin yang turun dari Gunung Bromo dan Gunung Semeru, bikin wisatawan nyaman," tutur mantan Sekretaris DPC PDIP.
Bukan cuma homestay, yang tumbuh banyak, namun puluhan cafe seakan berkompetisi menyambut kunjungan wisatawan. Khusus di desanya Darmadi, ada 25 cafe yang beradu menjulang tinggi dengan menatap ke arah Gunung Semeru. Makanya, jika wisatawan itu tak berkunjung ke pantai, pilihan lainnya ke arah Gunung Bromo. Sebab, di sepanjang jalan yang dilalui ke Gunung Bromo itu, ada banyak air terjun. Seperti Coban Cinde, Coban Jidor, Coban Sumberpitu, Coban Kembar, yang semuanya berada di Kecamatan Tumpang.
"Banyak pilihan wisata alamnya, di sepanjang lereng Gunung Bromo itu," ungkap Firmando H Matondang, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang.
Makanya, menurut Firmando, potensi sekitar 9.000 jumlah kunjungan wisatawan saat libur lebaran nanti, seperti jadi rezeki noplok Darmadi, yang baru tiga hari dilantik jadi ketua KONI periode 2026-2028. Sebab, homestay yang ada di belakang rumahnya Darmadi seakan dikepung tempat wisata.
Di antaranya, Coban Pelangi, Coban Bidadari, Coban Trisula, dan Coban Raksasa, Bumi Perkemahan Ledok Ombo yang ada di Desa Poncokusumo serta Ledok Amprong yang sekaligus disuguhi dengan wisata arung jeram dan tubing.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Penumpang Angkutan Lebaran di Bandara Banyuwangi Tumbuh 5 Persen, Penerbangan Naik 44 Persen |
|
|---|
| Sejarah Bulan Syawal Menjadi Waktu yang Dianjurkan untuk Menikah, Sempat Dianggap Tabu |
|
|---|
| Kemacetan di Ketapang Semakin Panjang, Mencapai 15 KM, Terbentang di Jalur Situbondo-Banyuwangi |
|
|---|
| Libur Lebaran 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata Keluarga dan Religi di Lamongan, WBL Jadi Favorit |
|
|---|
| Arus Balik Masih Tinggi, 434 Ribu Penumpang Padati Stasiun Kediri hingga Madiun Selama Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Darmadi-ketua-dewan-baju-merah-bersama-Ahmad-Kusairi-koordinator-LSM-Pro.jpg)