Peran Kota Batu dalam Skema PSEL Malang Raya, Ikut Sumbang Sampah Diolah Jadi Energi
Kota Batu nantinya terlibat langsung dalam kolaborasi regional yang saling terintegrasi dalam skema PSEL.
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Kota Batu masuk dalam pengembangan pengolahan sampah menjadi energi (PSEL) lintas daerah di kawasan Malang Raya.
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto mengatakan, Kota Batu nantinya akan terlibat langsung dalam kolaborasi regional yang saling terintegrasi dengan Kabupaten Malang maupun Kota Malang.
Baca juga: Penyebab Proyek PSEL Batal Dibangun di Kota Malang, Lahan & Biaya Tinggi Jadi Faktor Utama
"Dalam program ini nantinya Kota Batu masuk sebagai daerah pendukung pasokan sampah di Malang Raya," kata Heli Suyanto, Senin (30/3/2026).
"Ini menjadi bagian dari kerja sama lintas wilayah untuk solusi pengelolaan sampah yang lebih modern," imbuhnya.
PSEL merupakan konsep pengolahan residu sampah menjadi energi, termasuk listrik.
Konsep PSEL sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan.
"Jadi tidak hanya soal sampah, tapi bagaimana kita mengubahnya menjadi sumber energi. Itu adalah langkah maju menuju pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan," ujarnya.
Heli menjelaskan, nantinya Kota Batu diproyeksikan menyuplai sekitar 38,09 ton sampah per hari.
Jumlah ini melengkapi kontribusi dari Kota Malang yang mencapai 500 ton per hari, serta Kabupaten Malang sekitar 600 ton per hari.
"Keterlibatan Kota Batu ini penting, karena mendukung solusi jangka panjang pengelolaan sampah sekaligus memperkuat kolaborasi regional," jelasnya.
Sementara itu, menurut Heli, terkait lokasi pembangunan fasilitas PSEL Malang Raya, kini mengarah ke Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Lokasi tersebut dipilih setelah melalui sejumlah pertimbangan, termasuk pembahasan awal yang sempat melirik kawasan TPS Supit Urang di Kota Malang.
"Perkembangannya sekarang mengarah ke Pakis, Kabupaten Malang. Ini menjadi titik temu dalam kerja sama regional," ungkapnya.
Wawali Kota yang memiliki khas jenggot tebal ini berharap, setelah nantinya berjalan, sampah tidak lagi menjadi beban lingkungan di Kota Batu dan justru dapat menjadi hal positif untuk menghasilkan energi yang bermanfaat.
| Terhalang Zona KKOP di Pakis, Proyek PSEL Malang Raya Resmi Dialihkan ke Bululawang |
|
|---|
| Kabar Duka Yai Mim Gemparkan Kota Batu: Warga dan Pejabat Kenang Aksi Viral Perseteruan di Joyogrand |
|
|---|
| Wisata Mikutopia Kota Batu Didatangi Disnaker, Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Dicek |
|
|---|
| Lika Liku Bisnis Online Hingga Menjadi Gaya Hidup Belanja Pelanggan di Kota Batu |
|
|---|
| Seleksi Sekda Kota Batu Dibuka, ASN Se-Jatim Bisa Daftar hingga 21 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pengolahan-sampah-di-TPA-Tlekung-Kota-Batu.jpg)