Gaya Hidup Belanja Online

Lika-Liku Jualan Online Bagi Seller, Drama COD Tak Dibayar Pembeli hingga Paket Hilang

Tak jarang seller harus merugi, karena berbagai macam persoalan yang ada di dalamnya.

Tayang:
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
MARKETPLACE - Arif Susanto (kanan) bersama sang istri saat menceritakan perjalanan usahanya, Casila Indonesia, yang menjual busana muslim perempuan melalui platform digital pada Selasa (7/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Seller terkadang harus merugi, karena berbagai macam persoalan yang ada di dalam jualan online.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tersimpan berbagai risiko yang harus dihadapi para pelaku usaha di balik pesatnya pertumbuhan penjualan online melalui marketplace.

Bahkan, tak jarang mereka harus merugi, karena berbagai macam persoalan yang ada di dalamnya.

Baca juga: Curhat Kurir di Malang, Dampak Buruk Gagal COD pada Penilaian Kinerja hingga Risiko Nonaktif

Seperti fitur bayar di tempat (COD) bagi pelaku usaha yang baru menerapkan fitur tersebut, terdapat sejumlah hal yang perlu dipelajari sebelum menjual barang dagangannya.

Tak jarang, pembeli enggan membayar COD karena berbagai macam alasan.

Kondisi ini pun tak hanya merugikan penjual, tetapi juga kurir sebagai pengantar barang.

Surya pun, sempat melakukan survei ke sejumlah pelaku usaha yang menggantungkan usahanya melalui bisnis online marketplace.

Ada dari mereka yang hanya khusus menjual melalui siaran live, ada pula yang hanya memposting produk mereka di marketplace.

Seperti yang dilakukan oleh Linggar, penjual sepatu bekas yang membagikan pengalamannya selama berjualan di beragam platform marketplace 

Selama ini, Linggar kerap melakukan live untuk menjual sepatunya yang dilakukan setiap hari.

Setiap kali live, Linggar enggan menghidupkan fitur COD untuk mengantisipasi barang kembali dari pembeli.

Hal itu, menurutnya, akan merugikan penjual, meskipun telah terjadi kesepakatan saat live berlangsung.

"Kalau COD itu banyak dramanya. Kadang pembeli itu enggak mau bayar waktu barang sampai, lalu dikembalikan. Itu justru merugikan kami (penjual)," ucapnya kepada Surya, Minggu (12/4/2026).

Fitur COD memang cukup memudahkan pembeli untuk membayar langsung ketika barang sudah sampai di rumah.

Akan tetapi, fitur COD tersebut banyak dimanfaatkan oleh para pembeli yang tidak bertanggung jawab dengan mengembalikan barang yang tidak sesuai dengan yang dipesan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved