Breaking News

Malang Berdarah, Pedagang Ayam di Madyopuro Tega Bacok Sesama Penjual, Bermula dari Sakit Hati

Peristiwa pembacokan terhadap pedagang ayam potong yang terjadi di Jalan Danau Jonge Madyopuro Kota Malang pada Selasa (23/5/2026) akhirnya terungkap

Tayang:
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo (tengah) saat menjelaskan kronologi pembacokan Pedagang Ayam Potong di daerah Madyopuro Kota Malang pada Senin (25/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polresta Malang Kota menangkap pelaku pembacokan terhadap dua pedagang ayam potong di Jalan Danau Jonge, Madyopuro, Kota Malang pada 23 Mei 2026, yang sempat viral dan membuat panik warga sekitar.
  • Kasus bermula dari cekcok antara sesama pedagang ayam akibat persaingan usaha dan kesalahpahaman transaksi, hingga pelaku yang diduga dalam pengaruh alkohol membacok korban FZZ (21) dan melukai YM (25) menggunakan pisau.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Peristiwa pembacokan terhadap pedagang ayam potong yang terjadi di Jalan Danau Jonge Madyopuro Kota Malang pada Selasa (23/5/2026) akhirnya terungkap.

Polisi telah menangkap pelaku pada hari yang sama, di Jalan Lesanpuro Gang 12.

Peristiwa ini sebelumnya viral di media sosial dan membuat kepanikan di tempat kejadian perkara (TKP).

Sebab, pelaku sempat mengobrak-abrik kios milik korban yang berujung pada pembacokan hingga menimbulkan dua korban luka.

Berdasarkan informasi dari Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo, pelaku dan korban ini sama-sama pedagang ayam potong.

Karena persaingan bisnis, pelaku kemudian membacok korban dengan sebilah pisau sepanjang 34,5cm.

Baca juga: Cekcok di Kolam Pancing, Pria di Pagerwojo Tulungagung Nekat Bacok Tetangga dengan Sabit

Akibat luka bacok tersebut, korban inisial FZZ (21) mengalami luka parah di bagian lengan kanan dan korban inisial YM (25) mengalami luka di kaki.

"Pelaku dan korban memang ada sedikit persaingan bisnis. Saat itu pelaku membeli ceker ayam Rp 5.000 tapi membayarnya dengan uang Rp 100 ribu,"

"Setelah itu timbul cekcok antar keduanya hingga terjadi pembacokan terhadap korban," kata kasat pada Senin (25/5/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, setelah pelaku membeli ceker tersebut, korban merasa tersinggung lantaran membeli Rp 5.000 tapi bayarnya Rp 100 ribu.

Pelaku pun merasa tidak terima, kemudian melemparkan topinya ke arah korban.

Setelah itu, pelaku mengambil sebilah pisau yang terbungkus plastik dan langsung membacok ke arah korban.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved