Penyebab Hujan Es dan Cuaca Panas Berlebihan Melanda Mojokerto Raya

Wilayah Mojokerto Raya masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem hujan es dan angin kencang. BMKG jelaskan penyebab hujan es dan cuaca panas berlebihan.

Tayang:
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
KOMPAS/AGUS SUSANTO
HUJAN (Arsip) - Hujan mengguyur di perempatan Pangkalan Jati, Kalimalang, Jakarta Timur, Senin (23/12/2019). Wilayah Mojokerto Raya masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem hujan es disertai angin kencang. 

"Pada saat itu, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau titik zenit. Akibatnya bayangan benda tegak akan terlihat 'menghilang,' karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan," pungkas Oky.

Sejumlah wilayah Mojokerto berpotensi cerah berawan dan berpotensi hujan lokal hingga sepekan ke depan, pada Kamis (23/10/2025).

Berpotensi hujan meliputi wilayah Kecamatan Dawarblandong, Gedeg, Jetis, Jatirejo, Puri, Sooko, Trowulan, Gondang, dan Ngoro.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rinaldi Rizal Sabirin mengungkapkan, pihaknya mengimbau masyarakat Mojokerto waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana menyusul cuaca ekstrem pergantian musim.

"Inti dari penanganan bencana adalah sinergitas dan kesiapsiagaan, dengan bencana yang setiap tahun terjadi masyarakat meningkat pengetahuannya," tukasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved