3 Tanggul yang Jebol di Mojokerto Diperbaiki, Warga Mojoanyar dan Mojosari Lega

Progres perbaikan tanggul rusak di Desa Jumeneng, Mojoanyar dan Desa Modopuro, Mojosari mencapai sekitar 80 persen. 

Tayang:
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
DIKEBUT - Pembangunan tanggul jabol di Desa Jumeneng, Mojoanyar dan Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari dipercepat dalam penanggulangan bencana banjir, Jumat (27/3/2026). Progres perbaikan tanggul mencapai 80 persen. 

Rois menjelaskan, penanganan tanggul darurat di Desa Kebondalem terkendala tidak ada akses jalan untuk alat berat sehingga pekerjaan dilakukan secara manual yang memerlukan waktu cukup lama.

Posisi tanggul jebol di sisi timur seberang sungai menyulitkan akses, sehingga petugas harus melewati sungai untuk mencapai lokasi. Aliran sungai kedalaman sekitar 2 meter.

"Kesulitan utama adalah posisi tanggul di seberang sungai dengan aliran yang masih tinggi, sehingga pengerjaan harus dilakukan Full manual tanpa alat berat," bebernya.

Rois menambahkan, perbaikan tanggul Kebondalem dapat optimal menunggu sungai sedikit surut untuk pemasangan Sanbag, penguatan hingga peninggian tanggul.

Drooping material sudah dipersiapkan di dekat lokasi.

"Begitu sungai surut dapat optimal dikerjakan perbaikan tanggul. Mudah-mudahan cuaca tidak hujan sehingga dapat mempercepat penanganan," tukasnya. 

Sebelumya,Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin mengkonfirmasi, penyebab banjir akibat 3 tanggul jebol  menyebabkan aliran sungai meluap membanjiri ratusan rumah warga di desa.  

Banjir melanda 4 desa yang pertama di Desa Jumeneng Mojoanyar, kondisinya sudah surut total di Dusun BalongCangkring dan Kuripan. 

Penanggulangan banjir sangat bergantung dari kecepatan penanganan tanggul darurat dan pintu DAM Tinggarbuntut, seperti kecepatan dalam membuka pintu air maupun membersihkan sampah yang berpotensi menyumbat aliran sungai.

"Tanggul jebol penyebab banjir masih dalam proses penanganan darurat, oleh Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto dan BBWS Brantas," ucap Kalaksa Rinaldi. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved