Jembatan Cangar Jadi Wisata Dadakan, Petugas Turun Tangan Bubarkan Kerumunan
Petugas gabungan terpaksa membubarkan pengendara kendaraan yang sengaja berhenti di sepanjang Jembatan Cangar, perbatasan Mojokerto- Batu
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Petugas gabungan membubarkan pengunjung yang berhenti di Jembatan Cangar untuk mencegah kejadian berbahaya.
- Banyak pengendara berhenti untuk foto dan nongkrong meski sudah ada larangan, terutama saat libur panjang.
- Jembatan Cangar seharusnya hanya digunakan untuk lalu lintas, bukan tempat wisata dadakan.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Petugas gabungan terpaksa membubarkan pengendara kendaraan yang sengaja berhenti di sepanjang Jembatan Cangar, perbatasan Mojokerto- Batu, pada Minggu (3/5/2026).
Pembubaran ini dilakukan sebagai langkah antisipatif kejadian yang tidak diinginkan.
Salah satu Petugas Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Sukamto mengatakan pihaknya meminta pengunjung bijak agar tidak berhenti di tengah jembatan Cangar.
"Kegiatan ini untuk membubarkan orang-orang yang berhenti di sini (Jembatan Cangar), agar tidak ada yang lain seperti kejadian lalu," ujar Sukamto di lokasi, Minggu.
Para pengunjung berhenti untuk foto-foto di lokasi, yang viral usai dua kali insiden di lokasi Jembatan Cangar. Tak jarang pengunjung yang didominasi pemuda-pemudi itu nongkrong di tengah jembatan.
Baca juga: Cegah Aksi Nekat Terulang, Jembatan Cangar Bakal Dipasang Pagar Pengaman dan Lampu Penerangan
Suasana asri menjadi daya tarik tersendiri, hingga memikat pengguna jalan berhenti di kawasan jembatan.
Papan larangan berhenti di kawasan jembatan tak digubris.
Mereka seolah abai dengan keselamatannya dan pengguna jalan, apalagi kondisi lalu lintas jalur Mojokerto- Kota Batu maupun sebaliknya ramai saat liburan Long Weekend.
"Kondisinya memang ramai seperti menjadi wisata dadakan, kan kita khawatir banyak kejadian itu," ucap Sukamto.
Petugas mengimbau masyarakat khususnya pengguna kendaraan agar tidak berhenti sembarangan di tengah Jembatan Cangar.
"Imbauannya kalau bisa orang tidak berhenti di jembatan, langsung saja lewat biar aman. Nanti kalau berhenti, yang dikhawatirkan pikirannya tidak karuan," pungkasnya.
Seorang wisatawan, Jenny warga Gresik mengaku dirinya bersama keluarganya menghabiskan waktu untuk liburan ke Mojokerto dan Batu sekaligus penasaran ingin melihat langsung Jembatan Cangar.
Ia tidak mengetahui berhenti di kawasan Jembatan Cangar dilarang sehingga kendaraan diparkir di tepi jalan sebelum jembatan.
"Penasaran saja, kita tidak tahu kalau nggak boleh berhenti. Pemandangan alamnya bagus, semoga tidak ada kejadian lagi," pungkasnya.
| Antisipasi Kecelakaan Maut, 1 Perlintasan KA di Mojokerto Segera Dilengkapi Palang Pintu Otomatis |
|
|---|
| Ratusan Buruh Mojokerto Peringati May Day 2026, Bergerak ke Grahadi Surabaya Bawa 9 Tuntutan |
|
|---|
| Asyik Nongkrong, Belasan Pelajar Kota Mojokerto Terjaring Razia Bolos Sekolah |
|
|---|
| 57 Tersangka Narkoba Dibekuk di Mojokerto, Barang Bukti Capai Rp 1,1 Miliar |
|
|---|
| Cegah Aksi Nekat Terulang, Jembatan Cangar Bakal Dipasang Pagar Pengaman dan Lampu Penerangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Petugas-gabungan-membubarkan-kerumunan-pengunjung-di-Jembatan-Cangar.jpg)