Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Alasan Nurjanah Dikurung 15 Tahun di Kamar 2x2 Meter, Hidup Berubah usai Nikahi Pria Blitar

Seorang perempuan berusia 43 tahun mengalami kondisi kejiwaan memprihatinkan setelah nikahi pria asal Blitar dan kini dikurung keluarga.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
TribunJabar.ID
DIKURUNG KELUARGA - Nurhalimah menunjukkan lokasi Nurjanah menjalani hari-hari di Kampung Cikawung, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sudah 15 tahun Nurjanah hidup di ruangan tersebut tanpa toilet 

TRIBUNJATIM.COM - Nurjanah, warga Kabupaten Sukabumi 15 tahun hidup dengan memprihatinkan.

Ia dikurung oleh keluarganya sendiri di ruangan seluas hanya 2x2 meter.

Nurjanah dikurung tanpa toilet, bahkan dindingnya hanya berasal dari anyaman bambu.

Kondisi memprihatinkan ini barulah terungkap setelah laporan kepada perangkat desa hingga KPI (Komisi Perempuan Indonesia) diketahui.

Nurjanah (43), asal Kabupaten Sukabumi, ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.

Dia dikurung di sebuah ruangan sempit berukuran 2 meter persegi selama 15 tahun.

Nurjanah yang menderita gangguan jiwa, dikurung oleh keluarganya lantaran tidak memiliki pengetahuan dan akses penanganan yang memadai.

Setelah kasusnya terungkap, pihak Komisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Sukabumi turun tangan untuk mengurus administrasi kependudukan dan jaminan kesehatan agar Nurjanah dapat segera dirujuk ke rumah sakit jiwa.

Ajan atau Nurjanah (43) adalah warga Kampung Cikawung, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Nurjanah diketahui hidup dalam ruang kecil ukuran 2 meter persegi, berdinding anyaman bambu tanpa kasur, tanpa kamar mandi, dan hanya beralaskan bale reyot.

Baca juga: Keluarga Korban Kanjuruhan Kecewa, Restitusi Rp10 Juta Dinilai Tak Adil

Di ruang itu pula ia tidur, makan, dan membuang hajat selama 15 tahun.

Alasan keluarga

Nurhalimah (56), Kaka dari Nurjanah mengatakan, kondisi yang menimpa adiknya setelah pulang dari Jakarta dan menikah dengan seorang pria asal Blitar. 

"Dulu pernah kerja di Jakarta delapan bulan. Pulang ke kampung, ada lelaki dari Blitar datang, katanya jodohnya Nurjanah. Mereka menikah, lalu dia dibawa ke Blitar," ujarnya Rabu (27/08/2025).

Di Blitar, Nurjanah sempat membangun rumah tangga.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved