Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Alasan Nurjanah Dikurung 15 Tahun di Kamar 2x2 Meter, Hidup Berubah usai Nikahi Pria Blitar

Seorang perempuan berusia 43 tahun mengalami kondisi kejiwaan memprihatinkan setelah nikahi pria asal Blitar dan kini dikurung keluarga.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
TribunJabar.ID
DIKURUNG KELUARGA - Nurhalimah menunjukkan lokasi Nurjanah menjalani hari-hari di Kampung Cikawung, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sudah 15 tahun Nurjanah hidup di ruangan tersebut tanpa toilet 

Ia bahkan memiliki seorang anak laki-laki yang kini telah beranjak dewasa.

Namun kondisi kesehatan mentalnya tidak stabil. 

"Kadang normal, kadang sakit. Pernah juga kabur dua kali karena pengen keluar cari uang sendiri," kata Halimah.

Hingga akhirnya, sekembalinya ke Sukabumi, kondisi Nurjanah makin memburuk.

Baca juga: Pasha Ungu Diam Tak Ikut Joget Anggota DPR karena Malu Ada Presiden, Jaga Etika

Keluarga, yang tidak memiliki pengetahuan dan akses memadai tentang penanganan gangguan jiwa, memilih langkah mengurung Nurjanah demi alasan keamanan.

Kamar kecil dari anyaman bambu menjadi penjara sekaligus tempat perlindungannya. Di situlah ia melewati pergulatan panjang dengan dirinya sendiri.

"Ya gimana lagi, buang air juga di situ, karena tidak ada kamar mandi. Mau keluar juga takut kabur, makanya dikunci," ungkap Halimah.

Dibantu Komisi Perempuan Indonesia (KPI)

Operator Sistem Gender dan Anak (Opsiga) Komisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Sukabumi, Arum Rumiyati mengungkapkan kasus ini baru terbongkar setelah keluarga mulai membuka diri dan datang ke puskesmas untuk meminta rujukan ke rumah sakit jiwa. 

"Jadi memang saat kita datang ke lokasi itu kondisinya memperhatikan. Hampir 15 tahun kondisinya terkurung akibat adanya gangguan kejiwaan," ucapnya, Rabu (27/08/2025).

Namun, saat dicek, Ajan belum memiliki administrasi kependudukan dan jaminan kesehatan.

"Kemarin ya, kita lakukan pendampingan bersama pihak desa, bersama pihak kepolisian untuk membuat Kartu Keluarga (KK) dan KTP," ucapnya. 

"Sekarang untuk administrasi kependudukannya sudah ada (tercetak)," ucapnya. 

TAK MANUSIAWI - Nurhalimah menunjukkan lokasi Nurjanah menjalani hari-hari di Kampung Cikawung, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
TAK MANUSIAWI - Nurhalimah menunjukkan lokasi Nurjanah menjalani hari-hari di Kampung Cikawung, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (TribunJabar.ID)

BPJS tidak aktif

Sementara itu, untuk mendapatkan jaminan kesehatan (BPJS) gratis yang bersumber dari APBD, saat ini masih menunggu aktivasi. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved