Berita Viral
Sejarah Gedung DPR RI yang Kini Jadi Sasaran Demo Polemik Keputusan Dewan
Salah satu tempat yang jadi pusat berkumpulnya massa adalah di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta.
TRIBUNJATIM.COM - Simak sejarah dari gedung Dewan perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia yang kini menjadi sasaran demo.
Gedung DPR RI memiliki sejarah panjang.
Dibangun menggunakan rancangan dari arsitektur ternama.
Gedung DPR ini memiliki filosofi di setiap goresan arsitekturnya.
Baca juga: Terbongkar Isi Chat Grup Anggota DPR di Tengah Kekacauan, Jawab soal Sembunyi: Bukan Karena Takut
DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat adalah lembaga legislatif di Indonesia yang berfungsi membuat undang-undang, mengawasi jalannya pemerintahan, serta menyusun anggaran negara bersama presiden.
Anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu setiap lima tahun.
Massa di berbagai wilayah turun ke jalan untuk menyampaikan pendapat atas keputusan DPR yang dianggap merugikan masyarakat Indonesia.
Salah satu tempat yang jadi pusat berkumpulnya massa adalah di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta.
Dilansir dari Kompas.com, Jumat (29/8/2025), massa demo masih berkumpul di Gedung DPR/MPR/DPD hingga malam.
Sejarah Gedung MPR/DPR/DPD RI
Terlepas dari demo yang terjadi, Gedung MPR/DPR/DPD RI merupakan salah satu bangunan bersejarah sekaligus ikon politik Indonesia.
Gedung ini berdiri sejak 8 Maret 1965 berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 48/1965.
Pendirian gedung berawal dari gagasan Presiden pertama RI, Soekarno yang ingin menjadikannya sebagai tempat penyelenggaraan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces).
Ini adalah suatu konferensi internasional negara-negara baru yang muncul setelah era kolonialisme.
Perancangan arsitektur
Ayah Affan Sudah Ikhlas Anak Tiada, Besar Hati Tetap Percaya Polisi dan Minta Masyarakat Tahan Diri |
![]() |
---|
Alasan Oknum Anggota Brimob Pengemudi Rantis Tetap Teruskan Lindas Affan hingga Tewas |
![]() |
---|
Jerome Polin Tolak Buzzer Pemerintah Dibayar Rp 150 Juta, Marshel Widianto Sebaliknya |
![]() |
---|
Jerome Polin Minta Rakyat Tak Terpecah Belah usai Bocorkan Pesanan Buzzer Rp 150 Juta |
![]() |
---|
Situasi Mencekam 3 ART Sempat Terjebak saat Kebakaran Gedung Aset MPR Merembet ke Rumah Sampingnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.