Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Sosok Adies Kadir Viral Berterima Kasih Tunjangan Beras Rp12 Juta, Kini Dinonaktifkan dari DPR RI

Partai Golkar memutuskan untuk menonaktifkan Adies Kadir, eks Wakil Ketua DPR RI viral gegara tunjangan beras.

Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
ADIES KADIR DINONAKTIFKAN - Adies Kadir saat ditemui awakmedia di Aula Patuh Semeru Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (20/12/2019). Kini ia dinonaktifkan sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar setelah ucapannya tentang tunjangan viral di media sosial. 

Adies menjelaskan bahwa biaya ngekos sekitar Rp3 juta per hari dikalikan dengan 26 hari kerja menghasilkan angka Rp78 juta per bulan.

“Kalau Rp3 juta kita kalikan 26 hari kerja berarti Rp78 juta per bulan. Padahal yang didapat cuma Rp50 juta per bulan. Jadi mereka masih nombok sebenarnya,” beber Adies Kadir

Hitung-hitungan biaya kos ini viral di media sosial. 

Publik mempertanyakan dari mana angka Rp78 juta per bulan. 

Hal ini pun disoroti oleh Jerome Polin, seorang influencer yang dikenal dengan konten matematika. 

Ia mengkoreksi hitungan Adies Kadir soal biaya kos anggota DPR RI, dengan tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan.

Jerome Polin menghitung ulang tunjangan rumah anggota DPR di papan tulis whiteboard.

"Tunjangan rumah DPR Rp 50 juta per bulan. Harga kos tadi dibilang Rp 3 juta per bulan. Nah sudah sama nih 'per bulan'. Artinya masuk duit Rp 50 juta, keluar Rp 3 juta untuk kos. Artinya apa? Dapat untung. Rp 50 juta dikurangi Rp 3 juta, Rp 47 juta," jelas Jerome di akun TikTok pribadinya dikutip Sabtu (23/8/2025) via Kompas.com.

"Kenapa harus dikali 26 hari kerja? Kalau dikali 26 hari kerja ya, bulan sama hari enggak boleh dikaliin. Kalau dikaliin, 3 dikali 26 jadi Rp 78 juta per bulan katanya, itu artinya Rp 3 jutanya per hari," ucap Jerome lagi.

Ia menganggap dengan biaya sebesar itu bukan lagi harga untuk kos.

"Itu namanya hotel bintang lima, Pak," kata Jerome.

Ia merasa miris karena di luar sana banyak guru, dosen, nakes (tenaga kesehatan) yang masih tidak tahu bisa makan apa, tinggal di mana, atau masikah bisa hidup esok.

"Ngitung aja belom bener, gimana DPR mau bikin kebijakan yang bagus di pemerintahan," tulis Jerome Polin di keterangan unggahannya. 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com

Berita Viral lainnya 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved