Daftar Penyebab Cuaca Panas di Indonesia, Hujan Diperkirakan Mulai Oktober

Inilah daftar penyebab cuaca panas di Indonesia belakangan ini. Cuaca panas ini ramai dikeluhkan publik.

Tayang:
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
SHUTTERSTOCK/VladisChern
CUACA PANAS - Foto ilustrasi. Belakangan ini sejumlah warganet mengeluhkan cuaca panas yang melanda beberapa wilayah Indonesia belakangan ini. Apa penyebabnya? 

TRIBUNJATIM.COM - Inilah daftar penyebab cuaca panas di Indonesia belakangan ini.

Cuaca panas ini ramai dikeluhkan publik.

Bahkan, sejumlah warganet mengaitkannya dengan adanya badai.

Selain itu, beredar pula unggahan di media sosial X yang menampilkan peta Indonesia lengkap dengan garis lintang dan tanggal-tanggal “kulminasi matahari”.

Fenomena ini kemudian dikaitkan sejumlah warganet dengan suhu panas yang tengah dirasakan.

Diketahui, kulminasi Matahari adalah momen ketika posisi Matahari tepat berada di atas kepala pada siang hari di wilayah tertentu sesuai lintangnya.

Fenomena ini dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan, karena benda tegak tidak akan memiliki bayangan saat itu.

Lantas, apa penyebab suhu dan cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini?

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menjelaskan, fenomena suhu panas yang belakangan ramai dikeluhkan, dipicu oleh tiga faktor utama, seperti dilansir dari Kompas.com.

1. Minimnya pembentukan awan

Menurutnya, cuaca panas terjadi karena adanya pusat tekanan rendah di utara Indonesia, termasuk badai tropis Bualoi.

“Uap air yang seharusnya membentuk awan hujan di Indonesia justru tertarik ke arah Laut China Selatan dan Filipina,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin (29/9/2025).

Akibatnya, langit di wilayah selatan Indonesia (termasuk Jawa) cenderung cerah.

Sinar Matahari pun menyinari permukaan Bumi tanpa halangan, sehingga udara terasa lebih panas dan kering.

Baca juga: Cuaca Panas hingga Udara Terasa Pengap, Benarkah Sinyal Musim Hujan Segera Tiba? ini Kata BMKG

2. Fenomena Kulminasi Matahari (hari tanpa bayangan)

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved