Berita Viral
Daftar Jenis Burung dari Rusia dan Cina yang Bermigrasi ke Tulungagung
Sementara itu, ada juga 4 jenis burung yang pernah mampir migrasi yang tercatat dalam 3 tahun terakhir. Para burung itu bermigrasi saat musimnya tiba.
Ringkasan Berita:
- Tujuh jenis burung migrasi dari Rusia dan China terpantau singgah di Tulungagung saat musim migrasi.
- Pengamatan dilakukan di persawahan Desa Bungur melalui kegiatan Tulungagung Bird Walk oleh BKSDA dan Mapala.
- Burung migrasi datang September–Maret untuk mencari makan, dengan ciri paruh panjang dan warna bulu monokrom.
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Berikut daftar jenis burung yang bermigrasi dari Rusia dan Cina yang mampir bermigrasi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Terbaru ada 3 jenis burung yang mampir bermigrasi.
Sementara itu, ada juga 4 jenis burung yang pernah mampir migrasi yang tercatat dalam 3 tahun terakhir.
Para burung itu bermigrasi saat musimnya tiba.
Burung itu dipantau perilakunya menggunakan teropong.
Baca juga: Penyebab Ribuan Burung Rusia dan China Masuk ke Tulungagung, Ternyata Tak Menetap
Hal ini terungkap saat kegiatan pengamatan burung yang diberi nama Tulungagung Bird Walk, BKSDA Wilayah I Kediri bersama Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Himalaya UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Selasa (13/1/2026).
Lokasi pengamatan di kawasan persawahan Desa Bungur, Kecamatan karangrejo.
Baca juga: Pemkab Tulungagung Berlakukan Parkir Berlangganan, Kantong Parkir Tepi Jalan Dikuasai Jukir Liar
Hasil Pengamatan: 7 Jenis Burung Migran Masuk Tulungagung
Para peserta mengamati ciri-ciri burung serta perilakunya menggunakan teropong.
“Pengamatan burung ini untuk memperkenalkan jenis-jenis burung yang ada di Tulungagung. Kali ini burung migrasi karena saat ini masih musim migrasi,”jelas
Polisi Kehutanan Seksi Konservasi Wilayah I Kediri, BKSDA Jawa Timur, Ahmad David Kurnia Putra.
Menurutnya, kegiatan ini ingin berbagi bagaimana asiknya mengamati perilaku burung di alam supaya tersentuh ikut menjaganya.
Dalam pengamatan ini ada 3 jenis burung migrasi yang diawasi, yaitu trinil pantai (Actitis hypoleuscos), trinil semak (Tringa glareola) dan kicuit kerbau (Motacilla flava).
Burung ini bermigrasi dari Rusia dan China karena sedang musim dingin, mencari makan di daerah tropis seperti Indonesia sampai Australia.
“Mereka datang mulai sekitar Bulan September. Nanti sekitar Maret akan balik ke daerah asalnya untuk berkembang biak,” sambung Ahmad David.
| Sosok Nyak Sandang Penyumbang Pesawat Pertama RI Wafat di Usia 100 Tahun, Pernah Dihadiahi Masjid |
|
|---|
| Belajar dari YouTube karena Tak Mampu Les, Rini Anak Ojol Bisa Kuliah Kedokteran Gratis Sampai Koas |
|
|---|
| Petani Arsa Beri Nama Bayinya Ali Khamenei, Tak Menyangka Kedubes Iran Datang ke Rumah |
|
|---|
| Demokrasi Era Prabowo dan Jokowi, Mahfud MD Sebut Sekarang Lebih Lemah |
|
|---|
| Intan Gadis Malang Baru Tahu Nikahi Sesama Wanita saat Malam Pertama, Nangis akan Diajak ke Kamboja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/burung-migrasi-Tulungagung-dari-cina-dan-rusia-teropong.jpg)