Nasib Siswi SMP di Gresik Dirudapaksa Kakak Kelasnya di Rumah Kosong

Aksi bejat itu terjadi di rumah kosong di wilayah Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Diketahui korban merupakan pelajar kelas VIII atau 2 SMP.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Torik Aqua
TribunSolo.com/Aji Bramastra
KORBAN - Ilustrasi rudapaksa. Nasib siswi SMP yang dirudapaksa oleh kakak kelasnya sendiri di rumah kosong. 

Sekitar pukul 23.00 WIB, istrinya pulang.

Tak perlu waktu lama, CY dan istrinya langsung mencari keberadaan korban di rumah teman-teman korban hingga ke Waduk Unesa Lidah Wetan, Surabaya.

Namun, korban tidak diketahui keberadaannya.

"Saya dan istri saya pun pulang dan kembali mencoba menelepon anak saya. Pas malam itu diangkat tapi tidak ada suara. Kemudian dimatikan, pas saya telepon lagi tidak diangkat sampai tidak bisa ditelepon lagi," bebernya.

Malam itu membuat mereka berdua gelisah.

Hingga keesokan harinya, putrinya pulang ke rumah sekitar pukul 08.00 WIB.

Tak ayal, seabrek pertanyaan bercampur rasa khawatir langsung tertuju pada korban.

Korban berusaha menutupi apa yang terjadi.

Dia mengaku usai menginap di rumah temannya.

"Kami pun percaya. Tapi sekitar tanggal 15 Januari 2026, istri saya dipanggil pihak sekolah. Dari sanalah kami tahu anak saya dilecehkan oleh kakak kelasnya," tegasnya.

Dari situlah, peristiwa yang menimpa putrinya terbongkar.

Saat berada di rumah, korban menceritakan yang sebenarnya, bahwa malam itu diajak kakak kelasnya berinisial GBA untuk jalan-jalan dan bakar-bakar di rumah temannya.

Namun, setelah diajak keliling menggunakan sepeda motor, korban diajak ke rumah kosong.

Di sana, korban bercerita diajak masuk ke rumah kosong dengan alasan mampir minum.

"Anak saya sempat menolak, tapi diancam tidak akan diantarkan pulang. Akhirnya anak saya pun masuk di ruang tamu," bebernya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved