Ramadan 2026

Tri Dapat Omzet Rp 3 Juta Selama 3 Jam Jualan Kolak, Ungkap Rahasia Pembeda

Ramadan menjadi berkah bagi banyak orang, terutama penjual makanan. Ini yang dirasakan Tri (48), penjual kolak yang viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: Ani Susanti | Editor: Ani Susanti
KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo
LARIS JUALAN KOLAK - Lapak dagangan takjil kolak yang selalu ludes diburu pelanggan setia selama bulan Ramadhan di kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. Dalam sehari penjual kolak ini bisa dapat omzet Rp 3 juta. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNJATIM.COM - Ramadan menjadi berkah bagi banyak orang, terutama penjual makanan.

Ini yang dirasakan Tri (48), penjual kolak yang viral di media sosial.

Lapak kaki lima Tri berada di Jalan Raya Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat.

Hanya dalam waktu tiga jam, ratusan porsi kolak ludes diserbu pembeli setiap sore selama bulan Ramadhan.

Baca juga: Penjual Kolak Tahun Lalu Viral sampai Antrean Panjang, Kini Tetap Untung Rp12 Juta Meski Tak Ramai

Lapak dibuka pukul 15.00 WIB.

Tak lama berselang, puluhan warga sudah mengantre dan rela berdesakan demi mendapatkan takjil tersebut.

Tri bersama empat pegawainya tampak cekatan menimba kuah manis dan aneka isian dari belasan panci besar ke dalam kantong plastik.

Bahkan sebelum azan Maghrib berkumandang, seluruh dagangan sudah habis terjual.

“Kalau mulai dari jam 3 sore sudah standby di sini. Biasanya jam 5 atau paling lambat setengah 6 sudah habis,” ujar Tri saat ditemui di lokasi, Jumat (20/2/2026), melansir dari Kompas.com.

Perantau asal Cirebon, Jawa Barat, itu mengaku dalam waktu singkat bisa menjual lebih dari 400 porsi per hari.

“Sekitar 400 porsi lebih. Keuntungan tidak tentu, kadang Rp 2 juta, kadang Rp 3 juta per hari,” katanya.

Alasan Kolak Jualannya Laku Keras

Kesuksesan kolak racikan Tri bukan tanpa alasan.

Ia menawarkan porsi besar dengan isian yang lengkap.

Satu bungkus kolak dijual Rp 20.000 dan bisa dinikmati dua hingga tiga orang sekaligus.

“Memang dari dulu ukurannya begitu. Tidak boleh dinaikkan atau dikurangi. Kalau beli satu bisa buat ramai-ramai,” ujar Tri.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved