Perang Iran vs Israel Amerika
Sosok Mojtaba Khamenei, Putra Ali Khamenei Dipilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru
Mojtaba menjadi pemimpin menggantikan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal akibat serangan gabungan dari Amerika Serikat-Israel.
Ringkasan Berita:
- Majelis Pakar Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran, menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.
- Mojtaba Khamenei dikenal sebagai tokoh berpengaruh di lingkaran dalam kekuasaan Iran.
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons penunjukan pemimpin Iran berikutnya.
TRIBUNJATIM.COM - Sosok Mojtaba Khamenei yang kini ditunjuk menjadi pemimpin tertinggi Iran.
Mojtaba menjadi pemimpin menggantikan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei.
Ali Khamenei meninggal akibat serangan gabungan dari Amerika Serikat-Israel.
Majelis Pakar Iran yang menunjuk Mojtaba Khamenei menjadi pemimpin tertinggi.
Baca juga: Megawati Kirim Ucapan Duka ke Iran Atas Gugurnya Ali Khamenei: Punya Ikatan Batin dengan Bung Karno
Kabar tersebut dikonfirmasi media Iran, Tasnimnews.ir.
Majelis Pakar memilih Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi Islam ketiga.
Penunjukan Mojtaba Khamenei dilakukan setelah sembilan hari kematian Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan gabungan Amerika Serikat–Israel ke Teheran pada 28 Februari 2026.
Dilansir dari Al Jazeera, Mojtaba Khamenei tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum.
Tetapi selama beberapa dekade telah menjadi tokoh yang sangat berpengaruh di lingkaran dalam pemimpin tertinggi Iran serta membina hubungan yang erat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Dalam beberapa tahun terakhir, ia semakin sering disebut-sebut sebagai calon pengganti utama ayahnya.
Mohammad Mehdi Mirbagheri, tokoh terkemuka di Majelis Pakar, mengatakan penunjukan pengganti Ali Khamenei dilakukan secara hati-hati agar tidak ada penolakan di internal mereka.
Majelis Pakar yang beranggotakan 88 orang saat ini berembuk untuk menentukan nama pengganti Ali Khamenei.
“Suatu pendapat yang hampir pasti telah tercapai. Mayoritas yang signifikan telah terbentuk,” kata kepala Akademi Ilmu Islam Qom dalam sebuah video yang dirilis pada hari Minggu oleh kantor berita Fars, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Sementara itu, pemimpin Muslim ultra-konservatif terkemuka yang mewakili kota suci Syiah Mashhad di Majelis Pakar, Ahmad Alamolhoda, mengatakan pada Minggu (8/3/2026) pemimpin telah dipilih dan sekretariat Majelis Pakar harus segera mengumumkan hasilnya.
| Bukan Indonesia, 1 Negara Asean Diizinkan Lewati Selat Hormuz Karena Sudah Dianggap Iran Sahabat |
|
|---|
| 2 Hal yang Dijadikan Ancaman Trump ke Iran Jika Tak Buka Selat Hormuz sampai 7 April |
|
|---|
| Media Iran Roasting Misi Penyelamatan Pilot Jet F-15: Didramatisasi Bergaya Seperti Hollywood |
|
|---|
| Update Negara yang Diizinkan Iran Melewati Selat Hormuz, Indonesia Kapan? |
|
|---|
| Donald Trump Dikabarkan Masuk Rumah Sakit, Isyarat Amerika Bakal Kalah Perang Lawan Iran? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mojtaba-Khamenei-ditunjuk-menjadi-pemimpin-tertinggi-Iran-menggantikan-Ali-Khamenei.jpg)