Perang Iran vs Israel Amerika
Sosok Mojtaba Khamenei, Putra Ali Khamenei Dipilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru
Mojtaba menjadi pemimpin menggantikan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal akibat serangan gabungan dari Amerika Serikat-Israel.
"Pemilihan pemimpin telah berlangsung dan pemimpin telah ditentukan. Semua rumor bahwa Majelis Pakar belum mengambil keputusan adalah kebohongan belaka. Semuanya sekarang bergantung pada sekretaris Majelis Pakar, Ayatollah Hosseini Bushehri, yang berkewajiban untuk mengumumkan keputusan Majelis kepada publik," ujar Ahmad Alamolhoda.
Badan yang beranggotakan 88 orang tersebut memiliki wewenang untuk menunjuk pemimpin baru Iran.
Berdasarkan Pasal 111 Konstitusi Iran, apabila pemimpin tertinggi Iran wafat atau tak lagi mampu memimpin, para ahli harus menunjuk pemimpin baru sesegera mungkin.
Donald Trump Sebut Tak Akan Bertahan Lama
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pun memberikan respons soal langkah Iran yang akan segera mengumumkan pemimpin tertinggi baru.
Trump berjanji akan memberikan pengaruh atas siapa yang dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya.
“Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami,” kata Trump.
“Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama,” lanjut Trump.
Trump menambahkan bahwa dia tidak ingin pemerintahan Iran ke depan kembali ke masa lalu.
“Saya tidak ingin orang-orang harus kembali dalam lima tahun dan melakukan hal yang sama lagi, atau lebih buruk lagi, membiarkan mereka memiliki senjata nuklir,” katanya.
Sosok Mojtaba Khamenei
Dilansir dari berbagai laporan media internasional, Mojtaba Khamenei merupakan putra kedua Ali Khamenei.
Al Jazeera menulis, Mojtaba dikenal sebagai ulama garis keras yang memiliki pengaruh kuat di lingkaran dalam kekuasaan Iran.
Mojtaba dilaporkan selamat dari serangan yang menewaskan ayahnya karena tidak berada di lokasi saat kompleks kediaman pemimpin tertinggi di Teheran diserang.
Dekat dengan Garda Revolusi Iran
Mojtaba diketahui memiliki hubungan dekat dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), kekuatan militer elite yang menjadi pilar utama kekuasaan negara tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, nama Mojtaba semakin sering disebut sebagai calon penerus utama Ali Khamenei yang memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade.
Jarang Muncul di Publik
Mojtaba Khamenei sendiri jarang tampil di depan publik dan hampir tidak pernah memberikan pidato politik atau khutbah terbuka.
| Iran Masih Punya Kartu yang Belum Dimainkan untuk Hadapi AS, Tolak Klaim Donald Trump |
|
|---|
| Warga Amerika Serikat Sudah Muak dengan Donald Trump, Apa yang Terjadi Selanjutnya? |
|
|---|
| Alasan Amerika Tiba-tiba Pecat Menteri Angkatan Laut Meski Masih Perang Lawan Iran, Internal Memanas |
|
|---|
| Blokade Amerika di Selat Hormuz Ternyata Cuma Pepesan Kosong, Kapal Hantu Iran Angkut Minyak Lolos |
|
|---|
| IRGC Sebut Serangan Rudal dan Drone Iran Bikin Amerika-Israel Meratap dan Memohon Gencatan Senjata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mojtaba-Khamenei-ditunjuk-menjadi-pemimpin-tertinggi-Iran-menggantikan-Ali-Khamenei.jpg)