Berita Viral

Cara Nelayan Ridwan Bertahan Hidup di Laut Selama 7 Hari setelah Terbawa Arus, Cuma Bawa Beras 1 Kg

Inilah kisah nelayan yang bertahan hidup di laut selama 7 hari. Kapal nelayan bernama Ridwan itu terbawa ke perairan Sulawesi Barat (Sulbar).

Penulis: Ani Susanti | Editor: Ani Susanti
Istimewa/Basarnas Banjarmasin
KISAH NELAYAN HILANG - Sosok Ridwan (71) nelayan asal Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) harus bertahan hidup di laut selama 7 hari hingga kapalnya terbawa ke perairan Sulawesi Barat (Sulbar). 

Ringkasan Berita:
  • Kisah nelayan berusia 71 tahun yang kapalnya terbawa arus dan harus bertahan hidup di laut selama 7 hari
  • Kronologi kapal asal Kalimantan Selatan itu terbawa arus hingga perairan Sulawesi Barat (Sulbar)
  • Cerita saat ia bertemu nelayan lain dan sempat diberi pertolongan

TRIBUNJATIM.COM - Inilah kisah nelayan yang bertahan hidup di laut selama 7 hari.

Kapal nelayan bernama Ridwan itu terbawa ke perairan Sulawesi Barat (Sulbar).

Sementara pria berusia 71 tahun tersebut berasal Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ia sempat dilaporkan hilang saat melaut seorang diri pada 24 Februari 2026 lalu di perairan Pulau Sebuku, Kotabaru.

Baca juga: Awal Mula Nelayan Bangkalan Hilang Selama 4 Hari, Kendarai Perahu Kayu untuk Cari Ikan di Laut

Tak kunjung kembali ke rumah, pihak keluarga mulai khawatir dan melaporkan hilangnya Ridwan ke Kantor Basarnas Banjarmasin.

Pencarian sempat dilakukan oleh tim Basarnas di sekitar Pulau Sebuku namun tak membuahkan hasil.

Selama sepekan pencarian, kabar ditemukannya Ridwan tiba-tiba datang dari Desa Pamboang, Kecamatan Pamboang, Sulbar.

Ridwan lalu ditemukan oleh nelayan setempat dalam kondisi lemas pada Minggu (1/3/2026) setelah bertahan hidup di atas perahu miliknya selama sepekan.

Saat ini, Ia sudah kembali ke Kotabaru.

Mesin Kapal Tak Mau Hidup saat Hendak Pulang

Ridwan bercerita, peristiwa itu berawal setelah dirinya menangkap ikan di perairan Sebuku.

Saat itu, ia berniat kembali ke rumah.

Namun, mesin kapal miliknya tak bisa dihidupkan.

"Waktu itu sudah mau kembali pulang, tapi mesin tidak mau hidup sama sekali," ujar Ridwan dalam keterangannya yang diterima, Selasa (10/3/2026), melansir dari Kompas.com.

Dalam kondisi tersebut, Ridwan hanya bisa pasrah dan berharap ada nelayan yang bisa melihatnya dan memberikan pertolongan.

Bantuan yang diharapkan tak kunjung datang hingga Ridwan tak sadar ia telah terbawa arus laut sampai ke perairan Sulawesi Barat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved