Berita Viral

Cara Nelayan Ridwan Bertahan Hidup di Laut Selama 7 Hari setelah Terbawa Arus, Cuma Bawa Beras 1 Kg

Inilah kisah nelayan yang bertahan hidup di laut selama 7 hari. Kapal nelayan bernama Ridwan itu terbawa ke perairan Sulawesi Barat (Sulbar).

Tayang:
Penulis: Ani Susanti | Editor: Ani Susanti
Istimewa/Basarnas Banjarmasin
KISAH NELAYAN HILANG - Sosok Ridwan (71) nelayan asal Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) harus bertahan hidup di laut selama 7 hari hingga kapalnya terbawa ke perairan Sulawesi Barat (Sulbar). 

"Jadi total 7 hari saya di laut mulai dari awal sampai diselamatkan ke Palipi," tuturnya.

Baca juga: Perserteruan 2 Kelompok Nelayan di Pasuruan Akhirnya Damai, sempat Tegang Perahu Dibakar

Ridwan sempat tinggal sementara di Desa Pamboang untuk memulihkan kondisinya sebelum diberangkatkan ke Kotabaru, Kalsel.

Ia pun kini telah berkumpul bersama keluarganya di Kotabaru.

"Alhamdulillah saya sekarang bisa berkumpul dengan keluarga. Terima kasih kepada semua yang telah membantu saya," ujarnya.

Berita Lain

Terungkap nasib nelayan bernam Suparman, yang sempat terombang-ambing di atas perahunya.

Nelayan asal Dusun Paddegan, Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, sempat dikabarkan hilang kontak saat melaut, Selasa (24/02/2026).

Suparman saat itu berangkat melaut menggunakan perahunya sendiri.

Ia menuju spot mancing se Beto.

Namun, saat akan pulang, mesin perahunya tiba-tiba trouble, sehingga perahunya terombang-ambing di tengah laut.

Untungnya, nelayan berusia 74 tahun ini pulang dengan selamat setelah perahunya yang dinaikinya berhasil kembali ke pantai di desanya.

Kasat Pol Airud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, membenarkan adanya laporan nelayan yang belum pulang saat melaut.

"Iya benar, tapi nelayan itu sudah pulang," ujarnya.

Mantan Kapolsek Asembagus ini menjelaskan, sekitar pukul 04.00 WIB, nelayan itu berangkat melaut sendirian menggunakan perahunya ke spot mancingnya yang berjarak sekitar 12 mil dari pesisir pantai Dusun Paddegan, Desa Tanjung Kamal.

"Karena nelayan itu belum pulang sekitar pukul 19.45 WIB, keluarganya melapor ke Polsek Mangaran," katanya.

Berdasarkan laporan itu, kata AKP Gede, pihaknya mendatangi lokasi untuk mengumpulkan informasi awal belum pulangnya nelayan tersebut.

"Dari informasi awal, ada nelayan yang melihatnya sedang menambatkan perahunya di perairan Gelung, Kecamatan Panarukan," jelasnya.

Dikatakan, nelayan itu terlambat pulang karena mesin perahunya mengalami trouble.

"Alhamdulillah nelayan ini berhasil pulang setelah perahunya menggunakan layar," pungkasnya.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved