Berita Viral

Perintah Siaga 1 oleh Panglima TNI Beredar, Mahfud MD Angkat Bicara

Mahfud MD menyebut, penetapan siaga satu jika alasannya untuk mengantisipasi aksi demonstrasi adalah hal yang tak biasa.

Editor: Torik Aqua
Istimewa/Instagram @mohmahfudmd
SIAGA 1 - Mahfud MD angkat bicara terkait siaga 1 yang ditetapkan Panglima TNI. 

Ringkasan Berita:
  1. Mahfud MD menanggapi instruksi siaga 1 oleh Panglima TNI Agus Subiyanto.
  2. Status siaga berkaitan dengan situasi keamanan Indonesia dan konflik Timur Tengah.
  3. Dokumen telegram TNI memerintahkan kesiapsiagaan penuh sejak 1 Maret 2026.

 

TRIBUNJATIM.COM - Kabar penetapan siaga 1 oleh Panglima TNI tersebar, membuat Eks Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara.

Menurut Mahfud MD di masa ia menjabat di pemerintahan, tak pernah ada penetapan siaga satu

Mahfud MD menyebut, penetapan siaga satu jika untuk mengantisipasi aksi demonstrasi adalah hal yang tak biasa.

Sebab, saat ia menjabat siaga dua saja tidak dilakukan meski ada demo besar.

Baca juga: Alasan Panglima TNI Perintah Siaga 1 saat Konflik Timur Tengah Memanas

“Waktu zaman saya Menko Polhukam kan beberapa kali tuh demo besar-besaran. Berapa kali, tapi enggak sampai (siaga satu), siaga dua saja enggak,” kata Mahfud kepada wartawan, Kamis (11/3/2026).

Mahfud menjelaskan, siaga satu berarti seluruh kekuatan TNI harus bersiaga penuh selama 24 jam.

Sementara pada siaga dua, hanya sebagian personel yang bersiaga penuh, sedangkan lainnya tetap menjalankan tugas normal.

Sedangkan siaga tiga menunjukkan kondisi relatif normal dengan tugas rutin.

Selama dia menjabat, pemerintah hanya melakukan koordinasi antarlembaga melalui rapat bersama sejumlah pejabat, seperti Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, serta pimpinan lembaga terkait, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN).

Dalam rapat tersebut, pemerintah biasanya menerima laporan dari berbagai sumber intelijen, seperti BIN dan Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS), untuk memetakan potensi kekuatan demonstrasi.

Mahfud mencontohkan, pemerintah pernah membahas isu gerakan “Jokowi End Game” yang sempat beredar di media sosial.

Namun, setelah dianalisis, pemerintah menilai gerakan tersebut tidak memiliki kekuatan yang terorganisasi.

“Korlap-nya siapa, tidak ada kan. ‘Kalau enggak ada Korlap-nya tuh enggak ada duitnya, Pak’, gitu,” kata dia.

Oleh sebab itu, Mahfud menduga akan ada hal yang serius setelah Panglima TNI Agus Subiyanto mengeluarkan instruksi agar TNI siaga 1.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved