Lebaran 2026

Nana Penjual Makanan Pasrah Terminal Sepi Jelang Lebaran, Berharap Berbeda saat Arus Balik

Sepinya penumpang bus terimal dirasakan Nana, seorang penjual makanan dan minuman ringan di kawasan Terminal Tipe A Bulupitu, Kabupaten Banyumas.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Ani Susanti
TribunBanyumas/Fajar Bahruddin Achmad
SEPINYA SUASANA TERMINAL Terminal Bulupitu Sepi, Penampakan suasana lengang dan sepinya aktivitas pedagang di Terminal Tipe A Bulupitu, Kabupaten Banyumas pada H-3 Lebaran, Rabu (18/3/2026). Penjual makanan hanya bisa pasrah. 

TRIBUNJATIM.COM - Sepinya penumpang bus terimal dirasakan Nana, seorang penjual makanan dan minuman ringan di kawasan Terminal Tipe A Bulupitu, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pada Rabu (18/3/2026), perempuan berusia 42 tahun itu tampak hanya duduk termenung di depan lapak dagangannya.

Padahal kini sudah menjelang perayaan Lebaran 2026.

Sesekali pandangannya tertuju pada layar telepon pintar yang tergeletak di atas meja untuk mengusir rasa bosan.

Baca juga: Jelang Lebaran 2026, Jumlah Penumpang di Terminal Gayatri Melonjak 4 Kali Lipat

Suasana terminal kebanggaan warga Banyumas tersebut masih terasa sangat lengang dan jauh dari hiruk-pikuk kedatangan pemudik.

Dalam kurun waktu sehari penuh, jumlah pembeli yang mampir ke kiosnya sangat minim, bahkan bisa dihitung dengan jari karena hanya berkisar dua hingga tiga orang saja.

"Masih sepi seperti hari-hari biasa, padahal beberapa hari lagi lebaran," katanya, melansir dari TribunBanyumas.

Menurut penuturan Nana, atmosfer arus mudik di terminal pada tahun ini terasa jauh lebih sepi jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Ia mengenang, pada musim mudik tahun lalu, saat Lebaran baru menginjak H-5, dirinya sudah bisa mengantongi pendapatan harian yang lumayan, yakni di kisaran Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.

Namun, kenyataan pahit harus ia telan tahun ini karena sekadar mengumpulkan uang Rp100 ribu dalam sehari saja terasa sangat berat.

"Tahun kemarin sebelum lebaran dapat Rp 200 ribu- Rp 300 ribu enteng. H-5 sudah ramai, sekarang enggak," ungkapnya.

Harapan saat Arus Balik

Merosotnya jumlah pengunjung ini, menurut analisis Nana, dipicu oleh kebiasaan sejumlah armada bus yang lebih memilih menurunkan penumpangnya di jalanan luar area terminal.

Menyikapi hal tersebut, ia sangat berharap agar armada bus, terutama yang melayani program mudik gratis, diarahkan untuk menurunkan penumpang langsung di dalam area terminal agar pedagang kecil ikut kecipratan rezeki.

"Inginnya kalau bus gratis turun jangan di luar, turun di dalam. Jadi terminal ramai," harapnya.

Keluhan serupa turut dilontarkan oleh Siti (67), sesama pedagang makanan dan minuman yang mengais rezeki di Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved